Setahun Andi Ina–Abustan, Denyut Sehat Barru Kian Terasa hingga Pelosok Desa

Barru —B88News.id- Setahun kepemimpinan Bupati Andi Ina Kartika Sari bersama Wakil Bupati Abustan Andi Bintang bukan sekadar hitungan waktu dalam kalender pemerintahan. 

Di balik angka satu tahun itu, ada denyut harapan yang makin terasa di puskesmas, di posyandu, di rumah-rumah warga yang kini lebih mudah mengakses layanan kesehatan.

Visi “Barru Berkeadilan, Maju Berkelanjutan dan Sejahtera Lebih Cepat” bukan hanya kalimat di atas kertas. Ia hadir dalam langkah-langkah kecil yang konsisten. 

Sejumlah capaian menggembirakan telah diraih. Sebutlah misalnya, Februari 2025, Barru dinyatakan Bebas Frambusia, menandakan bahwa upaya pencegahan dan pengobatan penyakit menular telah menjangkau hingga pelosok. 

Lalu pada bulan April 2025, capaian Non Polio AFP (NPAFP) mempertegas bahwa pengawasan kesehatan anak berjalan sigap dan sistematis.

Memasuki bulan November 2025, kabar membanggakan datang dengan diraihnya Terbaik III Intervensi Spesifik Stunting tingkat Sulawesi Selatan.

 Di balik penghargaan itu, ada kerja sunyi para bidan, kader posyandu, dan tenaga gizi yang saban hari mendampingi ibu hamil dan balita. Ada edukasi yang tak kenal lelah, ada perhatian yang tak pernah putus demi memastikan anak-anak Barru tumbuh sehat dan kuat.

Kemudian Barru juga menerima Sertifikat Swastisaba Padapa sebagai Kabupaten/Kota Sehat, serta Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2025 dari BPJS Kesehatan. Artinya, semakin banyak warga yang tak lagi cemas memikirkan biaya berobat karena jaminan kesehatan kini hadir lebih merata.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barru, dr. H. Amis Rivai, menyebut rentetan capaian ini sebagai buah kebersamaan.

 “Kami hanya menjalankan amanah dan arahan Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati. Tapi kekuatan sesungguhnya ada pada tenaga kesehatan di lapangan dan masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya hidup sehat,” tuturnya.

Baginya, kesehatan bukan sekadar angka statistik atau lembar sertifikat. “Kesehatan adalah tentang rasa tenang seorang ibu ketika anaknya tumbuh baik, tentang keyakinan warga bahwa mereka tidak sendiri saat sakit. Di situlah makna Barru berkeadilan benar-benar terasa,” tambah dr. Amis.

"Memasuki tahun kedua Kepemimpinan Bupati Andi Ina bersama Wakil Bupati Abustan, Dinas Kesehatan Barru menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan yang cepat, merata, dan manusiawi, memastikan setiap warga tanpa terkecuali mendapatkan hak kesehatan yang layak, demi mewujudkan Barru yang semakin sehat, maju, dan sejahtera dari hari ke hari", tandasnya. (SM) 

Posting Komentar untuk "Setahun Andi Ina–Abustan, Denyut Sehat Barru Kian Terasa hingga Pelosok Desa"