Tarawih Malam Kedua di Masjid Jami’ At-Taqwa Ele, Syahriadi : Ramadhan sebagai Madrasah Jiwa

Barru —B88News.id- Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Jami’ At-Taqwa Ele, Desa Lompo Tengah, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, pada pelaksanaan Salat Tarawih malam kedua, Kamis (19/2/2026).

Dalam tausiyahnya, Ustadz H. Syahriadi Al Bugisy mengajak jamaah menjadikan Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi sebagai momentum perubahan diri yang nyata. 

Pembina Pompes DDI Mangkoso ini menegaskan bahwa Ramadhan adalah madrasah ruhiyah, sekolah pembinaan jiwa. Puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, menjaga lisan, mengendalikan amarah, serta membersihkan hati dari iri dan prasangka buruk.

Ramadhan adalah latihan kejujuran. Tidak ada yang tahu kita benar-benar berpuasa atau tidak, kecuali Allah. Di situlah nilai ketakwaan dibentuk,” tuturnya di hadapan jamaah.

Menurut Syahriadi, malam-malam awal Ramadhan menjadi fondasi penting. Jika sejak awal dijalani dengan niat yang lurus dan semangat ibadah yang kuat, maka insyaAllah hingga akhir Ramadhan akan tetap istiqamah.

Ustadz Syahriadi juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an. Ia mengajak jamaah untuk memperbanyak tilawah, memahami maknanya, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun di tengah masyarakat.

Selain itu, ia menekankan pentingnya memakmurkan masjid dan menjaga ukhuwah Islamiyah. Masjid, katanya, bukan hanya tempat shalat, tetapi pusat pembinaan umat dan penguat persaudaraan.

Di akhir ceramah, Syahriadi mengajak seluruh jamaah Masjid Jami’ At-Taqwa Ele untuk berdoa agar Ramadhan tahun ini menjadi Ramadhan terbaik dalam hidup, membawa perubahan yang lebih baik dalam iman, akhlak, dan kepedulian sosial.

Jangan biarkan Ramadhan berlalu tanpa bekas. Jika hati lebih lembut, lisan lebih terjaga, dan ibadah lebih meningkat, maka itulah tanda keberkahan Ramadhan,” pungkasnya.(SM) 

Posting Komentar untuk "Tarawih Malam Kedua di Masjid Jami’ At-Taqwa Ele, Syahriadi : Ramadhan sebagai Madrasah Jiwa"