Karnaval Kemerdekaan Cikini: Shifa dan Ays Tampil Anggun Bawa Pesona Bugis

 JAKARTA-B88News.id-  Sore itu, suasana Cikini, Jakarta Pusat, khususnya RW 01 terasa berbeda. Merah putih berkibar di antara riuh warga yang merayakan kemerdekaan. Di tengah kemeriahan Karnaval Kemerdekaan Cikini, Sabtu (22/8/2026), dua sosok kecil tampil mencuri perhatian. 

Shifa Tamira Winata yang sering dipanggil "Daeng Kebo"  dan Selena Aisyah Putri yang disapa “Ays” melangkah kompak mengenakan busana adat Bugis. Keduanya tampil anggun dalam balutan baju bodo hijau, dipadukan dengan Lipa’ Sabbe bermotif kotak kuning-hijau. 

Mahkota toka-toka berwarna emas bertengger anggun di kepala, sementara perhiasan emas di dada dan lengan melengkapi penampilan khas perempuan Bugis. Bukan sekadar pakaian yang mereka kenakan. Ada pesan tentang identitas yang ikut mereka bawa.

 Di tengah hiruk-pikuk ibu kota, budaya Bugis seolah menemukan panggungnya sendiri. Warna hijau baju bodo, kilau emas dan motif Lipa’ Sabbe menjadi pengingat bahwa sejauh apa pun kaki melangkah, siri’ na pacce dan akar budaya tetap menjadi bagian dari jati diri.

Bagi masyarakat Bugis-Makassar, pakaian bukan hanya soal keindahan. Ia adalah cara untuk menghormati tradisi, menjaga marwah dan memperkenalkan warisan leluhur kepada generasi berikutnya.

Shifa dan Ays mungkin masih belia. Namun, langkah kecil mereka sore itu membawa makna yang jauh lebih besar. Mereka menunjukkan bahwa mengenal budaya  tidak harus selalu dilakukan di tanah leluhur. Di Jakarta pun, budaya Bugis dapat tumbuh, dikenali dan dibanggakan.

Karnaval kemerdekaan akhirnya bukan hanya tentang perayaan terbebasnya Indonesia dari penjajahan. Ia juga menjadi ruang untuk merayakan keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa.

Di antara suara musik, senyum warga dan kibaran Sang Merah Putih, dua anak perempuan itu seakan membawa pesan sederhana: Indonesia boleh modern, tetapi akar budaya jangan pernah dilupakan.

Ada Bugis di Cikini. Ada Lipa’ Sabbe yang berkibar. Ada baju bodo yang kembali bercerita.

Dan ada generasi muda yang perlahan belajar bahwa mencintai Indonesia juga berarti mencintai budaya yang diwariskan para leluhur.

Dari Cikini, pesan itu menggema:“Dari Cikini untuk Indonesia. Bugis bangga, Indonesia jaya.” (syam) 

Posting Komentar untuk "Karnaval Kemerdekaan Cikini: Shifa dan Ays Tampil Anggun Bawa Pesona Bugis "