Barru —B88News.id- Ada kebanggaan yang sulit disembunyikan dari wajah Muh. Aqil Anas. Putra kelahiran Garessi, 18 November 2010, itu berdiri tegap di tengah barisan, membawa nama Barru dan Sulawesi Selatan dalam sebuah momen yang baginya akan menjadi kenangan seumur hidup.
Aqil, buah hati almarhum Kasim dan Salma, merupakan siswa SMAN 1 Barru dan alumni SMP Negeri 1 Barru sekaligus anggota Gerakan Pramuka Gugus Depan SMP Negeri 1 Barru dengan status Penggalang.
Di balik seragam dan sikap tegapnya, tersimpan sebuah cita-cita sederhana namun penuh pengabdian: menjadi polisi.
Namun sebelum cita-cita itu diwujudkan, Aqil lebih dulu mendapat kesempatan mengukir sejarah melalui Gerakan Pramuka.
Ia terpilih menjadi salah satu pengibar bendera dalam rangkaian Jambore Nasional (Jamnas) dan HUT Gerakan Pramuka ke-65, sekaligus Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-81 di Cibubur, Jakarta.
Bagi Aqil, perjalanan dari proses seleksi hingga akhirnya berdiri sebagai petugas pengibar bendera bukanlah sesuatu yang datang begitu saja. Ada latihan, kedisiplinan, ketekunan dan keberanian yang harus dijalani.
Dan ketika akhirnya dipercaya mengemban tugas tersebut, rasa bangga itu semakin besar.
Sebab Aqil bukan hanya membawa nama dirinya sendiri.
Ia membawa nama Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Barru, mewakili Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi satu-satunya perwakilan dari luar Pulau Jawa dalam kesempatan tersebut.
Di tengah barisan anak-anak Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia, Aqil hadir sebagai anak Barru dari Indonesia Timur.
Sebuah kebanggaan kecil bagi seorang pelajar, tetapi memiliki arti besar bagi daerah yang ia wakili.
Setiap langkahnya di Cibubur seolah membawa pesan bahwa anak-anak dari daerah pun mampu berdiri sejajar, tampil percaya diri dan mengukir prestasi di panggung nasional.
Aqil menyadari, kesempatan itu tidak lepas dari dukungan banyak pihak. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari dan Wakil Bupati Barru Abustan Andi Bintang , serta jajaran Kwarcab Gerakan Pramuka Barru yang terus memberikan dukungan dan ruang bagi generasi muda untuk berkembang melalui Pramuka.
Kini, di usianya yang masih belia, Aqil telah memiliki satu pengalaman yang mungkin akan terus ia ceritakan kelak. Tentang bagaimana seorang anak dari Garessi, Barru, berdiri di Cibubur bersama putra-putri terbaik Pramuka Indonesia.
Tentang Merah Putih yang berkibar.
Tentang seragam Pramuka yang dikenakannya dengan bangga.
Dan tentang satu keyakinan sederhana: dari Barru, anak Indonesia Timur pun bisa berdiri di panggung nasional.
Mungkin suatu hari nanti Aqil benar-benar mengenakan seragam polisi, seperti cita-citanya.
Tetapi jauh sebelum itu, ia telah belajar satu hal penting dari Pramuka: bahwa untuk mengabdi kepada bangsa, langkah pertama selalu dimulai dari keberanian untuk berdiri, disiplin menjalankan tugas, dan bangga membawa nama daerah.(syam m djafar)
Posting Komentar untuk "Aqil Anas, Putra Barru Pengibar Bendera Merah Putih ke Cibubur"