Irham Jalil: Muktamar ke-35 Harus Jadi Konsolidasi Kuat Menyongsong 100 Tahun Kedua NU


JOMBANG —B88News.id-  Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) memasuki momentum penting. Di tengah tahapan pemilihan Rois Am dan Ketua Umum PBNU, harapan besar datang dari Rais Syuriyah PCNU Barru, Dr. H. Irham Jalil Aliah, S.Ag., M.Ag.

Irham Jalil berharap Muktamar ke-35 tidak sekadar menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi momentum konsolidasi organisasi yang kuat untuk membawa NU memasuki 100 tahun kedua pengabdiannya.

Harapan kami, pelaksanaan Muktamar ke-35 kali ini menjadi ajang konsolidasi organisasi yang kuat, menyongsong 100 tahun kedua NU berkhidmat,” ujar Irham Jalil, Ahad 30/8/2026.

Menurutnya, tantangan NU ke depan akan semakin besar. Karena itu, kepemimpinan yang lahir dari Muktamar harus mampu menjaga kesinambungan perjuangan sekaligus menerjemahkan amanah para muassis dalam konteks zaman yang terus berubah.

Ia berharap para pemimpin yang terpilih nantinya bukan hanya memiliki kapasitas organisatoris, tetapi juga memiliki keteguhan dalam menjaga nilai, tradisi, dan ruh perjuangan Nahdlatul Ulama.

Semoga Muktamar ini melahirkan pemimpin NU yang menjaga amanah para muassis,” tegasnya.

Lebih jauh, Irham Jalil berharap NU ke depan semakin mampu menghadirkan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat. NU harus hadir bukan hanya sebagai organisasi yang kuat secara struktural, tetapi juga dirasakan keberadaannya dalam kehidupan sehari-hari.

Menjadikan NU yang terasa di bumi dan di langit,” ungkapnya.

Harapan tersebut disampaikan seiring agenda Muktamar yang memasuki tahapan penentuan. Pemilihan Rois Am dilakukan melalui Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa). Setelah itu, pemilihan Ketua Umum PBNU berlangsung melalui mekanisme Tanfidziyah, dengan tahapan penjaringan nama calon yang jumlahnya masih menunggu keputusan forum.

Bagi Irham Jalil, siapa pun yang nantinya mendapat amanah memimpin NU harus mampu menjadikan Muktamar ke-35 sebagai awal dari konsolidasi yang lebih kokoh.

Bukan sekadar memilih pemimpin, tetapi meneguhkan kembali khidmat NU untuk umat, bangsa, dan peradaban, menyongsong satu abad kedua perjalanan Nahdlatul Ulama.(syam) 

Posting Komentar untuk "Irham Jalil: Muktamar ke-35 Harus Jadi Konsolidasi Kuat Menyongsong 100 Tahun Kedua NU"