BARRU —B88News.id- Deru mesin kendaraan off road bergemuruh di kawasan wisata Lappa Laona, Kecamatan Tanete Riaja. Namun, di tengah suara mesin yang menantang medan pegunungan itu, musik tradisional justru mengambil alih suasana.
Sebanyak 17 penari dan pemusik pelajar SMP dan SMA se-Kabupaten Barru tampil membawakan “Spirit of Barru”, menyambut para peserta Bhayangkara Off Road Seri V Tahun 2026, Jumat (28/8/2026).
Pertunjukan itu bukan sekadar tarian penyambutan. Di balik setiap gerak, musik, dan ekspresi, tersimpan pesan tentang jati diri masyarakat Barru—tentang kebersamaan, keberagaman, tradisi, dan semangat untuk terus bergerak maju.
Gerakan para penari menggambarkan masyarakat Barru yang beragam dalam warna dan ekspresi, tetapi tetap menyatu dalam satu irama dan tujuan.
Kemudian, suasana semakin dramatis ketika nyala api hadir dalam koreografi yang dibawakan penari putra.
Kobaran api menjadi simbol Spirit Barru—semangat yang tidak pernah padam. Semangat menjaga identitas daerah, merawat kebudayaan, memperkuat kebersamaan, dan menatap masa depan dengan keberanian.
Bagi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Barru, A. Milawaty, panggung seni bukan sekadar tempat untuk tampil, melainkan ruang untuk menjaga identitas dan warisan budaya.
“Setiap panggung adalah ruang menjaga warisan. Setiap karya adalah cara untuk mencintai budaya, dan setiap kesempatan adalah anugerah untuk berkarya.”
Pesan tersebut menjadi ruh dari keterlibatan para pelajar dalam pertunjukan Spirit of Barru. Mereka tidak hanya tampil membawa gerakan tari, tetapi juga membawa identitas daerah yang mereka warisi dan akan mereka teruskan.
Di bawah binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Barru, para pelajar mendapat ruang untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya daerah.
Di Lappa Laona, dua energi kemudian bertemu.
Deru mesin membawa semangat petualangan dan keberanian menaklukkan medan.
Sementara gerak para penari, denting musik, dan kobaran api membawa semangat budaya yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Tradisi bertemu kreativitas. Masa lalu bertemu masa kini. Dan generasi muda berdiri sebagai jembatan menuju masa depan.
Saat para peserta off road bersiap melanjutkan petualangan menaklukkan medan Lappa Laona, Spirit of Barru meninggalkan pesan yang lebih dalam: Barru memiliki alam yang menantang, budaya yang kuat, dan generasi muda yang siap menjaga semangatnya.
Dari tradisi mereka berpijak. Dari keberagaman mereka bersatu. Dan dari generasi muda, Spirit of Barru akan terus menyala.
Sebab medan boleh ditaklukkan, tetapi semangat tidak boleh dipadamkan. (syam)
Posting Komentar untuk "Deru Mesin Bertemu Kobaran Api, 'Spirit of Barru' Sambut Bhayangkara Off Road di Lappa Laona"