Lampung Membawamu Pulang, Makassar Menunggumu Kembali

(Untuk Tika Sri Wulandari, Dekranasda Lampung) 

           Catatan Syam M. Djafar

Rangkaian HUT Dekranas Tingkat Nasional yang dipusatkan di kota Makassar boleh saja usai, tetapi ada kenangan yang memilih tinggal, menetap di sudut hati, dan tak pernah benar-benar berpamitan.

Takdir memang mempertemukan kita hanya untuk beberapa saat. Namun, waktu tak selalu menjadi ukuran. Sebab ada perjumpaan yang singkat, tetapi mampu meninggalkan rasa yang panjang.

Di Kota Anging Mammiri, langkahmu pernah menjadi bagian dari riuhnya jalanan, tawamu pernah menyatu dengan semilir angin, dan sapamu telah menghangatkan pertemuan yang mungkin tak akan terulang dengan cara yang sama.

Kini saatnya kembali ke Lampung. Bawalah pulang semua kebaikan yang sempat singgah. Jika ada hal yang kurang berkenan, biarkan ia larut bersama debur ombak dan angin di Pantai Losari Makassar. Tak perlu dibawa, karena setiap perjalanan selalu menyisakan ruang untuk saling belajar dan saling memaafkan.

Percayalah, ada kota yang hanya kita datangi. Namun, ada pula kota yang diam-diam menitipkan sebagian hatinya kepada setiap orang yang pernah singgah. Semoga Makassar menjadi salah satunya bagimu.

Dan jika suatu hari rindu membawamu kembali menatap ufuk timur, datanglah lagi. Makassar akan tetap berdiri di tempatnya, dengan laut yang setia memeluk pantai, angin yang tak pernah lelah menyapa, dan orang-orang yang akan menyambutmu seperti sahabat lama yang pulang ke rumah.

Selamat kembali, Tika.

Semoga setiap langkahmu selalu dijaga oleh-Nya, dan semoga semesta berbaik hati mempertemukan kita lagi. Karena sesungguhnya, perpisahan hanyalah jeda. Kenanganlah yang akan selalu menemukan jalan untuk mempertemukan kembali. 

Jika Rindu Menemukan Jalan, Kembalilah ke Kota Anging Mammiri. (*) 

Makassar, 12 Juli 2026

Posting Komentar untuk "Lampung Membawamu Pulang, Makassar Menunggumu Kembali"