Sore itu, Lapangan S. Binangae Barru tak hanya dipenuhi semangat kompetisi para pemain muda yang bersiap mengikuti Turnamen Sepak Bola LIGA Ramang U-17.
Ada suasana hangat yang ikut menyelimuti lapangan, ketika seorang wakil bupati turun langsung ke rumput hijau dan menyatu dengan antusiasme masyarakat.
Usai membuka turnamen, Senin (18/5/2026), Wakil Bupati Barru Abustan Andi Bintang yang hadir mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, tak segera meninggalkan arena. Di tengah kerumunan pemain dan penonton, ia justru mengambil bola dan memperlihatkan sentuhan-sentuhan kecil yang spontan namun mengundang perhatian.
Bola itu bergulir pelan di kakinya. Sekali disentuh, lalu dikontrol dengan tenang. Tidak berlebihan, tetapi cukup membuat sorak tepuk tangan pecah dari pinggir lapangan.
Anak-anak muda yang sedari tadi berdiri di sekitar lapangan tampak tersenyum, beberapa di antaranya mengabadikan momen itu lewat ponsel mereka.
Sentuhan bola yang diperlihatkan Wakil Bupati Barru yang juga adalah ketua ASKAB PSSI Barru itu, bahkan mengingatkan banyak orang pada gaya khas legenda sepak bola dunia, Diego Maradona. Bukan karena aksi akrobatik berlebihan, tetapi dari cara santai namun penuh kontrol saat memainkan si kulit bundar.
Gerakannya sederhana, rileks, namun tetap memancarkan kepercayaan diri dan sentuhan alami seorang pecinta sepak bola. Beberapa warga yang menyaksikan dari pinggir lapangan pun spontan bersorak sambil bercanda menyebutnya sebagai “Maradona dari Barru”.
Di situlah suasana berubah menjadi lebih cair. Seorang pemimpin daerah tidak lagi terlihat berjarak dengan masyarakatnya. Ia hadir bukan hanya memberi sambutan resmi, tetapi ikut merasakan denyut semangat olahraga yang hidup di tengah generasi muda Barru.
Momen sederhana itu seakan membawa kembali ingatan banyak orang bahwa sepak bola selalu punya cara menyatukan suasana. Tidak peduli jabatan, usia ataupun latar belakang, ketika berada di lapangan hijau, semua larut dalam semangat yang sama.
Turnamen LIGA Ramang U-17 sendiri bukan sekadar agenda pertandingan biasa. Kompetisi ini menjadi ruang bagi anak-anak muda Barru untuk menunjukkan mimpi, bakat dan harapan mereka. Dari lapangan seperti inilah lahir semangat untuk terus berlatih, belajar disiplin dan berani bersaing secara sehat.
Wakil Bupati Barru dalam sambutannya saat membuka Turnamen Liga Ramang menekankan bahwa olahraga bukan hanya tentang mengejar kemenangan. Lebih dari itu, sepak bola adalah ruang pembentukan karakter.
“Sepak bola bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi bagaimana anak-anak kita belajar disiplin, kerja keras dan menjaga persaudaraan,” ungkapnya.
Kalimat itu terasa begitu dekat dengan suasana sore di lapangan. Di antara teriakan penonton, suara peluit dan langkah kaki para pemain muda, ada pesan yang tersampaikan dengan sederhana: olahraga mampu membangun kebersamaan dan harapan.
Pemerintah daerah pun berharap pembinaan usia dini terus diperkuat agar Barru memiliki regenerasi atlet yang mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional. Sebab di balik setiap turnamen kecil di daerah, selalu ada mimpi besar yang sedang tumbuh.
Dan sore itu, melalui satu kontrol bola sederhana di tengah lapangan, masyarakat melihat sisi lain seorang wakil bupati, lebih dekat, lebih membumi dan penuh semangat memberi energi positif bagi generasi muda Barru.(syam m djafar)
Posting Komentar untuk "Kontrol Bola ala 'Maradona', Wabup Barru Bikin Lapangan Bergemuruh"