Kakan Kemenag Barru Ajak Umat Maknai Ujian Keimanan Nabi Ibrahim

Barru –B88News.id- Pelaksanaan Shalat Hari Raya Idul Adha 1447H di Masjid Raya Lasinri Kelurahan Coppo Kecamatan Barru berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan,  Rabu 27/5/2026. 

Bertindak sebagai khatib, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Barru,  H. Irman, S.Ag., M.Si., menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi ketauhidan, ujian keimanan, serta aturan syariat dalam ibadah kurban. 

Dalam khotbahnya, H. Irman mengawali dengan mengingatkan jemaah akan besarnya keutamaan bulan Dzulhijjah. Salah satunya adalah pelaksanaan Puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah yang pahalanya dapat menghapuskan dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.

"Hari ini, 10 Dzulhijjah, seluruh umat Islam di berbagai penjuru dunia merayakan Idul Adha dan melaksanakan Shalat Id bersama. Di saat yang sama, saudara-saudara kita para jemaah haji juga tengah menyelesaikan rangkaian ibadah mereka di tanah suci," ujarnya di hadapan jemaah.

Menyentuh esensi ibadah kurban, Kakan Kemenag Barru mengingatkan warga yang memiliki kemampuan finansial untuk segera menunaikan anjuran sunah Nabi Muhammad SAW ini. Namun ia memberikan catatan kritis mengenai keabsahan hewan kurban. Irman menegaskan bahwa hewan yang dikurbankan tidak boleh sembarangan.

"Satu ekor kambing atau domba diperuntukkan bagi satu orang, sedangkan satu ekor sapi atau kerbau bisa ditanggung secara patungan oleh tujuh orang atau satu keluarga," jelasnya. 

Lebih lanjut, mantan Kakan Kemeg Makassar ini mendukung penuh regulasi pemerintah Indonesia terkait standarisasi kelayakan hewan.

 "Hewan kurban wajib dalam kondisi sehat dan idealnya mengantongi sertifikat resmi sehat dari pemerintah. Untuk sapi atau kerbau, sekurang-kurangnya harus sudah berumur lima tahun ke atas atau telah berganti gigi (kupak)," tambahnya. 

Bagian utama khotbah mengupas tuntas perjalanan hidup Nabi Ibrahim as. sebagai bapak tauhid yang hidupnya dipenuhi dengan ujian dan cobaan dari Allah SWT.  

H. Irman mengingatkan bahwa Allah tidak akan membiarkan manusia mengaku beriman tanpa diuji kadar keimanannya.

Nabi Ibrahim as. memberikan teladan keimanan hingga 1000 persen bahwa Allah adalah satu-satunya Zat Pencipta, Pemberi Petunjuk, serta Penjamin rezeki dan kesembuhan. Ia juga mengaitkan kisah ini dengan pentingnya ikhtiar dan tawakal, mencontohkan bagaimana manusia wajib berobat saat sakit namun tetap menggantungkan takdir kesembuhan total hanya kepada Allah SWT.

Puncak khotbah ditutup dengan kisah mengharukan saat Nabi Ibrahim as. diuji untuk menyembelih putra tercintanya, Nabi Ismail as., yang telah dinantikan selama berpuluh-puluh tahun.

"Keikhlasan Nabi Ismail yang berserah diri demi melaksanakan perintah Allah adalah tamparan bagi kita semua. Ibadah kurban yang kita lakukan hari ini adalah simbol pemotongan sifat-sifat egois dan ketidakpatuhan kita kepada Sang Pencipta," tutup  H. Irman mengakhiri khotbahnya.

Pelaksanaan Shalat Idul Adha ini berjalan lancar dengan pengamanan dari pihak terkait serta antusiasme masyarakat Barru yang begitu tinggi dalam menjaga ukhuwah Islamiyah. (syam) 


Posting Komentar untuk "Kakan Kemenag Barru Ajak Umat Maknai Ujian Keimanan Nabi Ibrahim"