Aqsha Almadinah: Maknai Haji dengan Kesucian Harta dan Kesempurnaan Ibadah

Barru- B88News.id- Ustadz Aqsha Almadinah mengajak umat Islam mendoakan para jamaah haji, khususnya dari Indonesia, agar seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci diterima Allah SWT dan kembali ke tanah air dalam keadaan selamat serta membawa predikat haji mabrur.

Ajakan tersebut disampaikan Aksa dalam khutbah jumatnya di Mesjid Raya Lasinri Kelurahan Coppo Kecamatan Barru, Jumat 29/5/2026.

Sebagian besar jamaah kita saat ini sedang menuntaskan rangkaian ibadah haji. Mari kita doakan bersama agar seluruh jamaah, khususnya dari Indonesia, diterima hajinya oleh Allah SWT. Sebab Rasulullah SAW bersabda, Al-hajjul mabrur laisa lahu jazaa’un illal jannah, haji mabrur tidak ada balasannya kecuali surga,” tutur Ustadz Aqsha. 

Dalam khutbahnya, ia menjelaskan bahwa ibadah haji memang diwajibkan bagi umat Islam yang mampu, sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an. Namun menurutnya, makna “mampu” tidak hanya dipahami sebagai kesiapan fisik dan kecukupan biaya perjalanan.

Menurut sejumlah ulama tasawuf, kata dia, kemampuan menunaikan haji juga harus dibarengi kesiapan menjalankan rukun Islam lainnya dengan baik, mulai dari syahadat, mendirikan shalat, menunaikan zakat, hingga berpuasa.

Jangan sampai kita berkeinginan menuju Baitullah, tetapi pondasi ibadah yang lain belum kokoh. Haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan penyempurnaan iman,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya memahami syahadat bukan hanya sebatas lafaz, tetapi benar-benar diwujudkan dalam keyakinan dan perilaku sehari-hari. Begitu pula shalat, kata dia, semestinya mampu mencegah perbuatan keji dan mungkar sebagaimana tuntunan Al-Qur’an.

Selain itu, Ustaz Aqsha juga mengingatkan agar setiap muslim memperhatikan sumber harta yang digunakan untuk beribadah, termasuk berhaji. Ia menegaskan pentingnya menjaga rezeki yang halal, bersih, dan terbebas dari perkara yang meragukan.

Perjalanan menuju Baitullah adalah perjalanan suci. Maka bekalnya pun harus suci. Harta yang digunakan untuk berhaji harus bersih dan halal, karena Allah menerima yang baik dan suci,” pesannya.

Menutup khutbahnya, Ustadz Aqsha kembali mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak doa bagi para tamu Allah yang sedang berada di Tanah Suci.

Semoga saudara-saudara kita yang sedang menunaikan ibadah haji diberikan kesehatan, kemudahan dalam setiap rangkaian ibadah, menjadi haji dan hajjah yang mabrur, serta kembali ke tanah air membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat,” pungkasnya. (syam) 

Posting Komentar untuk "Aqsha Almadinah: Maknai Haji dengan Kesucian Harta dan Kesempurnaan Ibadah"