Di Balik Khidmat Dzikir HJB Barru, Ada Sosok Syahriadi yang Menuntun dari Hati


Tidak banyak yang menyadari, di balik suasana khidmat dzikir dan doa dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Barru ke-66 ada sosok-sosok yang dengan penuh ketenangan menuntun jalannya kegiatan hingga begitu menyentuh, di Baruga Singkerru Adae, Selasa 7/4/2026,

Salah satunya adalah H. Syahriadi Al Bugisy, S.Hi., M.A., yang memandu acara sekaligus memimpin dzikir dan doa. Dengan suara yang teduh dan penghayatan yang dalam, ia mampu membawa ratusan peserta larut dalam suasana spiritual yang khusyuk.

Bagi sebagian peserta, kehadiran Syahriadi menghadirkan nuansa berbeda. Tidak sedikit yang mengaku lebih mudah larut dalam dzikir karena cara penyampaian yang tidak tergesa, penuh penekanan, dan sarat penghayatan. Ia seperti tidak hanya memandu, tetapi juga mengajak jamaah “masuk” dalam setiap doa yang dilantunkan.

Momentum itu sekaligus menjadi cerminan bahwa sumber daya manusia daerah memiliki kualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional. Sosok Syahriadi menjadi representasi generasi ASN yang tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga berkontribusi dalam penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Di sisi lain, kehadirannya juga memperlihatkan bagaimana pemerintah daerah memberi ruang bagi potensi lokal untuk tampil dan berperan dalam kegiatan-kegiatan strategis, termasuk dalam momen spiritual seperti kegiatan dzikir dan doa bersama. 

Diketahui, Syahriadi merupakan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Barru yang bertugas di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Barru. Ia juga dikenal sebagai Juara Nasional MTQ Korpri Tahun 2024 di Palangkaraya, serta tengah menempuh pendidikan doktoral (S3) di Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

Namun, suasana religius yang terasa kuat malam itu bukan hanya dibangun oleh satu orang. Ada peran penting ulama dan tokoh agama lainnya yang turut membersamai dan memperdalam kekhusyukan jamaah.

Di antaranya, Drs. H. Husni Makki, Imam Besar Masjid Agung Barru sekaligus Ketua Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Indonesia Kabupaten Barru. Sosok yang dikenal luas di tengah masyarakat ini turut memimpin dan menguatkan rangkaian dzikir, menghadirkan nuansa ketenangan yang sarat makna.

Selain itu, hadir pula Ma’ruf, S.Pd., M.Pd, Imam Besar Masjid Besar At-Ta’awun Takkalasi. Ia juga dikenal sebagai pembina tahfidz DDI Takkalasi, Wakil Ketua PC Ansor Kabupaten Barru, serta pengurus Karang Taruna Barru. 

Perpaduan peran keagamaan, kepemudaan, dan pendidikan yang diembannya memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran para tokoh ini seolah menjadi simpul yang mengikat kekuatan spiritual masyarakat Barru, menghadirkan dzikir yang tidak hanya dilafalkan, tetapi benar-benar dihayati bersama.

Bagi sebagian peserta, momen itu terasa berbeda. Lantunan doa yang dipandu dengan penuh penghayatan membuat suasana semakin dalam, menghadirkan ketenangan sekaligus harapan.

Momentum ini juga menjadi cerminan bahwa Barru memiliki sumber daya manusia yang tidak hanya unggul di bidang pemerintahan, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keagamaan dan pembinaan umat.

Di balik rangkaian peringatan hari jadi, kehadiran mereka menjadi pengingat sederhana, bahwa kekuatan sebuah daerah tidak hanya terletak pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kekuatan doa dan kebersamaan warganya.

Dan malam itu, di Baruga Singkerru Adae, doa-doa itu mengalir, dipimpin oleh putra-putra terbaik daerah, untuk Barru yang maju dan berdaya saing. (syam) 

Posting Komentar untuk "Di Balik Khidmat Dzikir HJB Barru, Ada Sosok Syahriadi yang Menuntun dari Hati"