Oleh: Syahriadi Al-Bugisyi
Saat ini, tirai menuju sepuluh hari terakhir telah tersingkap. Selamat datang di The Golden Nights, fase paling sakral di mana setiap detik menjadi begitu berharga dan setiap napas doa memiliki bobot yang berbeda.
Memasuki malam ke-21 bukan lagi soal bertahan di tengah dahaga, melainkan tentang akselerasi jiwa. Suasana di sekeliling kita perlahan berubah; ada ketenangan yang magis, seolah alam semesta sedang menahan napas menyaksikan jutaan hamba bersimpuh di sela-sela malam ganjil. Inilah saat di mana "rumah-rumah Allah" menjadi lebih hidup daripada pasar, dan hamparan sajadah menjadi tempat paling nyaman untuk mengadu.
Lampu-lampu masjid yang berpendar hingga fajar bukan sekadar penerang, melainkan saksi dari perjuangan mengejar Lailatul Qadar. Di malam selikur ini, kita tidak hanya sekadar menunggu, kita menjemput.
Kita menjemput ampunan, menjemput ketetapan takdir yang lebih baik, dan menjemput janji kemuliaan seribu bulan.
Biarkan dunia beristirahat sejenak. Fokuskan pandangan pada langit yang tengah menghujani bumi dengan rahmat.
Karena di The Golden Nights ini, satu sujud tulus kita bisa jadi lebih berat timbangannya daripada ibadah seumur hidup kita.
21 Ramadhan 1447 H / 11 Maret 2021 M.
Posting Komentar untuk "The Golden Nights: Welcome 21st Ramadhan"