Di balik senyum tenangnya saat menerima penghargaan Juara Hifdzil Qur’an 30 Juz Putri pada MTQ ke-37 tingkat Kabupaten Barru Tahun 2026, tersimpan kisah perjuangan yang hangat dan menyentuh.
Nurfadilah bukan hanya seorang hafidzah berprestasi, tetapi juga seorang ibu muda yang tetap setia menjaga hafalan Al-Qur’an di tengah kesibukan mengasuh buah hati yang masih kecil.
Hari-harinya terbagi antara mushaf Al Qur'an dan pelukan anak. Waktu murajaah sering ia lakukan di sela-sela aktivitas mengurus rumah tangga, ketika anaknya tertidur, saat suasana rumah mulai lengang, bahkan ketika menggendong sang buah hati.
Baginya, setiap ayat yang diulang bukan sekadar menjaga hafalan, tetapi juga doa yang ia semogakan tumbuh dalam kehidupan anaknya kelak.
Perjalanan menuju panggung MTQ bukan tanpa tantangan. Lelah fisik, keterbatasan waktu, hingga tanggung jawab sebagai ibu kerap datang bersamaan. Namun di balik itu, ada dukungan keluarga yang menjadi kekuatan besar.
Nurfadilah secara khusus menyampaikan rasa terima kasih kepada sang suami yang tetap memberikan jalan, kepercayaan, dan ruang baginya untuk mengikuti lomba. Dukungan tersebut menjadi energi tersendiri yang membuatnya mampu melangkah dengan yakin hingga meraih prestasi.
Bagi Nurfadilah, kemenangan ini bukan hanya tentang gelar juara, melainkan tentang perjuangan bersama keluarga dan kecintaan kepada Al-Qur’an yang terus dijaga. Ia berharap apa yang diraihnya dapat menjadi teladan bagi para ibu muda lainnya, bahwa peran sebagai ibu tidak menghalangi langkah untuk terus belajar, berprestasi, dan mengabdi pada nilai-nilai Qur’ani.
Prestasi Nurfadilah di MTQ ke-37 Barru menjadi bukti bahwa di balik setiap hafalan yang kuat, ada doa, kesabaran, serta dukungan orang-orang tercinta.
Dari rumah sederhana yang dipenuhi lantunan ayat suci, lahir inspirasi bahwa perjuangan seorang ibu mampu melahirkan prestasi sekaligus menanamkan kecintaan Al-Qur’an bagi generasi masa depan.
Gelaran MTQ ke-37 tingkat kabupaten Barru usai setelah ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan Andi Bintang. M. Si di Aula Pettu Adae Lantai VI Menara MPP kantor Bupati Barru, Sabtu 13/2/2026, namun bagi Nurfadillah itu adalah awal memasuki babak baru perjuangan untuk menghadapi Lomba MTQ Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. (syam md)
Posting Komentar untuk "Di Antara Pelukan Anak dan Lantunan Ayat, Nurfadilah Taklukkan 30 Juz di MTQ Barru"