Barru –B88News.id- Suasana khusyuk menyelimuti pelaksanaan Shalat Tarawih malam ke-8 Ramadan 1447 H di Masjid Lasinri Kelurahan Coppo Kecamatan Barru, Kamis 25/2/2026
Ustadz H. M. Arif, S. Ag. MA tampil menyampaikan ceramahnya yang sarat makna, mengajak jamaah merenungi hakikat kebahagiaan dan tantangan hidup di akhir zaman.
Dalam ceramahnya, Ustadz H. M. Arif mengingatkan bahwa apa yang disampaikan Rasulullah SAW lebih dari 1.400 tahun lalu kini semakin nyata terjadi. Berbagai fenomena kehidupan modern, menurutnya, menunjukkan bahwa manusia sering terjebak pada pencarian kebahagiaan yang semu.
“Banyak orang mengira kebahagiaan ada pada harta, jabatan, atau kemewahan. Sudah beli mobil, tetap gelisah. Sudah lulus dan dapat pekerjaan, malah bertambah stres. Ternyata ukuran bahagia bukan di situ,” ungkapnya di hadapan jamaah.
Ia menjelaskan bahwa hakikat kebahagiaan sejati adalah ketika pemikiran dan perasaan seseorang bertemu dalam ketenangan, yang hanya bisa diraih dengan berdiri di atas ketentuan Allah SWT.
“Semakin seseorang melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, semakin dekat ia dengan kebahagiaan yang sesungguhnya,” tegasnya.
Ustadz H. M. Arif juga mengingatkan berbagai penyakit hati di akhir zaman, seperti kerakusan terhadap harta, ketidakjujuran, dan persoalan warisan yang kerap memicu perpecahan keluarga. Ia mengingatkan bahwa keberkahan rezeki tidak hanya diukur dari jumlahnya, tetapi dari kebenaran dan kehalalan cara memperolehnya.
“Setiap hari kita berdoa memohon keberkahan rezeki. Tapi keberkahan itu hadir jika hati kita lurus, tidak rakus, tidak zalim, dan tidak mengambil yang bukan hak kita,” ujarnya.
Di akhir Ceramahnya, ia mengajak jamaah menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki hati, memperkuat keimanan, serta membangun keluarga yang taat dan jujur. Menurutnya, masyarakat yang maju bukan hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi dari kualitas iman dan akhlaknya.(SM)
Posting Komentar untuk "Ceramah Tarawih di Masjid Lasinri, Ustadz Arif: Kebahagiaan Hakiki Ada pada Ketundukan kepada Ketentuan Allah"