Barru - B88News.id- Malam itu Sabtu 17 Januari 2026, Masjid Baiturrahman H. Lawe Kompleks Zam-Zam Centre Kab. Barru Sulsel tampak berbeda. Cahaya lampu berpadu dengan lantunan doa dan salawat, menghadirkan suasana khidmat yang menenangkan hati.
Ratusan jemaah memadati masjid, menyatukan niat untuk mengenang perjalanan agung Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah.
Di tengah suasana religius tersebut, hadir Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., hadir mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika, S.H., M.Si. Kehadirannya bukan sekadar memenuhi undangan seremonial, melainkan membawa amanah penting, mengukuhkan Pengurus Masjid Baiturrahman H. Lawe periode 2025–2028 dipimpin oleh Dr. H. Lukman Syamsuddin, Lc., M.Th.I sebagai Ketua, didampingi Achmad Hidayah Muslim, S.I.P selaku Wakil Ketua. Amanah kesekretariatan diemban oleh Pahmid, S.Pd.I., M.Pd sebagai Sekretaris dan Ince Ardiansyah Adam, S.Pd., M.Pd sebagai Wakil Sekretaris. Sementara pengelolaan keuangan dipercayakan kepada H. Muslimin sebagai Bendahara, bersama H. Wahyudin selaku Wakil Bendahara.
Dalam struktur kepengurusan tersebut, penguatan fungsi masjid juga ditopang oleh tiga bidang utama. Bidang Idarah (Administrasi dan Manajemen) dikoordinatori H. Mahmud, Bidang Imarah (Ibadah, Dakwah, Pendidikan, dan Pemakmuran Masjid) dikoordinatori Dr. H. Muhlis Hakim, M.Pd., M.M., serta Bidang Ri’ayah (Sarana, Prasarana, dan Pemeliharaan) dikoordinatori H. Syukri, S.Ag. Adapun Bidang Humas dan Keamanan dikoordinatori oleh Bripka Muhammad Yusuf, S.Sos., yang melibatkan unsur kepolisian, TNI, dan tokoh masyarakat setempat.
Dengan nada tenang dan penuh makna, Wakil Bupati menyampaikan pesan agar masjid ini terus dijaga sebagai rumah ibadah yang ramah bagi siapa pun.
Masjid Baiturrahman H. Lawe, menurutnya, bukan hanya tempat shalat, tetapi juga wajah Kabupaten Barru yang setiap hari menyambut ratusan musafir dan tamu dari berbagai daerah.
“Hampir setiap hari ada laporan bahwa ratusan orang singgah di masjid ini. Karena itu, pengurus harus hadir dengan pelayanan terbaik dan niat yang tulus,” tuturnya.
Ia mengingatkan bahwa mengurus masjid adalah amanah mulia. Bukan ruang mencari kepentingan popularitas, melainkan ladang amal yang pahalanya mengalir tanpa putus.
Apresiasi pun disampaikannya atas komposisi pengurus yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari masyarakat hingga TNI dan Polri, sebagai simbol kebersamaan dalam memakmurkan masjid.
Prosesi pengukuhan berlangsung sederhana namun sarat makna. Penyerahan Surat Keputusan kepada Ketua Pengurus Masjid, didampingi Pendiri Yayasan Zam-Zam Centre, H. Husain Saide, menjadi penanda dimulainya tanggung.
Malam itu semakin hangat ketika Hikmah Isra Mi’raj disampaikan oleh Ustadz Muhammad Yusuf, S.Sos., I., M.A. Dengan gaya khas memadukan bahasa Indonesia dan Bugis, ia mengajak jemaah menyelami makna Isra Mi’raj sebagai perjalanan ketulusan dan kedekatan hamba dengan Sang Pencipta. Shalat, katanya, adalah oleh-oleh terindah dari peristiwa agung tersebut, jembatan komunikasi antara manusia dan Allah SWT.
Sebelumnya, Pendiri Yayasan Zam-Zam Centre, H. Husain Saide, mengungkapkan rasa syukur atas kebersamaan malam itu. Ia menyapa jemaah yang datang dari berbagai penjuru Barru dan luar Barru, dari Pujananting hingga Belawa kab. Wajo, seraya mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan keluarga dan menghidupkan masjid dengan shalat berjemaah.
Malam pun beranjak, namun pesan yang tertinggal terasa dalam. Di Masjid Baiturrahman H. Lawe, cahaya Isra Mi’raj bukan hanya dikenang, tetapi dijelmakan dalam amanah, keikhlasan, dan harapan agar masjid terus hidup sebagai pusat ibadah dan kebersamaan umat. (Syam M. Djafar)
Posting Komentar untuk "Cahaya Isra Mi’raj Menyertai Pengukuhan Pengurus Masjid Baiturrahman H. Lawe"