Barru-B88News.id- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Barru, Andi Milawaty, S.Sos., M.M., membuka secara resmi Pelatihan Laboran Pendidikan Agama Islam (PAI) Angkatan I bagi Guru PAI SD dan SMP se-Kabupaten Barru di Aula MAN 1 Barru, Senin (19/1/2026).
Pelatihan yang berlangsung selama enam hari, 19 hingga 24 Januari 2026 ini, difokuskan pada penguatan kompetensi guru PAI dalam pengelolaan Laboratorium PAI sebagai sarana pembelajaran yang inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada pembinaan akhlak peserta didik.
Dalam arahannya, Andi Milawaty menekankan bahwa guru PAI memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter dan moral generasi muda. Ia menegaskan bahwa pendidikan agama tidak boleh berjalan secara konvensional, tetapi harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui inovasi pembelajaran.
Dikatakan, guru PAI adalah garda terdepan dalam pembinaan akhlak anak-anak kita. Karena itu, peningkatan kompetensi dan profesionalisme adalah sebuah keharusan.
"Pelatihan Laboran PAI ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk melahirkan inovasi pembelajaran yang mampu menyentuh aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku peserta didik,” tegas Andi Milawaty.
Ia juga mengarahkan agar hasil pelatihan tidak berhenti pada tataran teori, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata di sekolah masing-masing. Menurutnya, Laboratorium PAI harus menjadi ruang kreatif yang hidup, bukan sekadar pelengkap administrasi sekolah.
“Laboratorium PAI bukan hanya soal sarana, tetapi bagaimana guru mampu mengelolanya sebagai media pembelajaran yang efektif dan bermakna dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dan karakter mulia,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Balai Diklat Keagamaan Makassar, Hj. Milawati, S.Ag., M.Pd.I., menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan membekali guru PAI dengan kemampuan teknis dan manajerial dalam pengelolaan Laboratorium PAI secara profesional dan berkelanjutan.
Ia juga mengingatkan pentingnya memasukkan kebutuhan sarana Laboratorium PAI dalam DAPODIK sebagai pintu akses bantuan.
Dari unsur Kementerian Agama Kabupaten Barru, Kepala Kantor Kemenag Barru yang diwakili Kasi PAIS, Sudirman Abdullah, S.Pd.I., M.A., menyampaikan bahwa guru PAI memiliki keistimewaan karena berada dalam pembinaan dua kementerian.
Keistimewaan tersebut, menurutnya, harus diimbangi dengan peningkatan integritas, kompetensi, dan komitmen moral.
Pelatihan ini diikuti oleh 45 orang Guru PAI jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Barru, serta dihadiri Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Makassar, unsur Seksi PAIS, Ketua Pokjawas, dan jajaran terkait.(SM)
Posting Komentar untuk "Buka Pelatihan Laboran PAI, Kadis Pendidikan Barru Tekankan Inovasi dan Profesionalisme Guru"