Barru -B88News. Id—Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menegaskan bahwa di balik toga dan gelar sarjana terdapat doa, pengorbanan orang tua, serta tanggung jawab besar untuk mengabdi dengan akhlak dan kejujuran.
Hal itu disampaikan Bupati Barru saat menghadiri Wisuda Sarjana Angkatan XXVIII Institut Teknologi Bisnis dan Administrasi (ITBA) Al Gazali Barru yang digelar di Baruga Pettu Adae, Lantai VI Menara MPP Kantor Bupati Barru, Sabtu (27/12/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Barru menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil meraih gelar sarjana melalui proses panjang yang penuh ikhtiar, ketekunan, serta doa dan pengorbanan orang tua.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barru dan atas nama pribadi, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Gelar sarjana yang diraih hari ini merupakan buah dari kerja keras, pengorbanan, serta doa orang tua dan keluarga yang patut kita syukuri bersama,” ujar Bupati.
Bupati menuturkan, tidak sedikit orang tua yang meski berada dalam keterbatasan ekonomi, tetap berjuang sekuat tenaga demi pendidikan anak-anaknya. Hal tersebut menjadi bukti nyata cinta dan pengorbanan orang tua yang nilainya tidak dapat diukur dengan materi.
“Sayangi kedua orang tua kita. Jika kelak sudah bekerja, berikan gaji pertama kepada mereka. Uang tidak akan pernah mampu menggantikan kehadiran dan doa orang tua dalam setiap keberhasilan yang kita raih. Selama mereka masih ada, perlakukanlah seperti raja dan ratu, karena doa merekalah kekuatan terbesar dalam hidup kita,” pesan Bupati.
Lebih lanjut, Bupati Barru menegaskan bahwa ITBA Al Gazali sebagai institusi pendidikan yang mengusung nilai-nilai keislaman memiliki peran strategis dalam mencetak sarjana yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak mulia.
“Ilmu tanpa iman akan kehilangan arah, sementara iman tanpa ilmu akan kehilangan daya. Karena itu, jadilah sarjana yang menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai kompas moral dalam mengembangkan teknologi, mengelola bisnis, dan menjalankan administrasi,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa ilmu yang diperoleh merupakan amanah yang harus diamalkan untuk kemaslahatan umat. Wisuda, menurutnya, bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian yang sesungguhnya.
Kabupaten Barru, lanjutnya, membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berkarakter untuk menghadapi tantangan transformasi digital, perkembangan teknologi, dinamika ekonomi, serta persaingan global.
“Pemerintah Kabupaten Barru berkomitmen menjadikan pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Kemajuan Barru tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur fisik, tetapi juga oleh kualitas intelektual, integritas, dan etos kerja generasi mudanya,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Barru juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh civitas akademika ITBA Al Gazali atas dedikasi dan konsistensinya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
Menutup sambutannya, Bupati berpesan agar seluruh wisudawan dan wisudawati senantiasa menjaga nama baik almamater, keluarga, dan daerah, serta tumbuh menjadi sarjana yang matang secara emosional dan kuat secara spiritual.
“Semoga Kabupaten Barru senantiasa dijauhkan dari segala bencana dan marabahaya, serta dilimpahi kebaikan dan rezeki dari segala arah. Selamat menempuh perjalanan baru, semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan keberkahan dalam setiap langkah pengabdian,” tutupnya.
Sebelumnya, Rektor ITBA Al Gazali Barru, Prof. Dr. H. Kamaruddin Hasan, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa kebijakan kemampuan baca tulis Al-Qur’an sebagai syarat mengikuti ujian dan penerimaan ijazah bukan sekadar formalitas, melainkan upaya menjaga akar nilai kemanusiaan mahasiswa di tengah perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan.
“Kepercayaan lahir dari kompetensi, karakter, dan kontribusi, bukan semata popularitas. Pengetahuan harus memberi dampak dan manfaat bagi masyarakat dengan landasan adab dan akhlak,” pesannya.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara yang diwakili Kepala Bagian Umum Syafruddin, S.T., M.T., mengapresiasi perkembangan ITBA Al Gazali, mulai dari penambahan program studi Bisnis Digital dan Sistem Informasi berciri kemaritiman, capaian akreditasi seluruh program studi, hingga kebijakan yang memprioritaskan akhlak dan kemampuan membaca Al-Qur’an.
Menurutnya, komitmen tersebut mencerminkan kesungguhan ITBA Al Gazali dalam mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Pendidikan tidak berakhir di sini. Jadilah pribadi yang berkompetensi, berkarakter, dan berkontribusi. Jadilah pemecah masalah serta manusia yang baik dan kuat,” pesannya.
Wisuda Sarjana Angkatan XXVIII ITBA Al Gazali Barru diikuti oleh 180 wisudawan, terdiri atas 128 wisudawati dan 52 wisudawan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Barru, unsur Forkopimda, perwakilan TNI–Polri, Kementerian Agama, Pimpinan Organisasi Keagamaan, Pengurus Yayasan, Pimpinan Perbankan, Civitas Akademika ITBA Al Gazali, para wisudawan, serta orang tua dan wali wisudawan. (SM)
Posting Komentar untuk "Wisuda Sarjana ITBA Algazali, Bupati Barru : Dibalik Gelar Sarjana Ada Doa Orang Tua"