Dari Wirgal, Doa Mengalirkan Harapan dan Keberkahan

BARRU- B88News.id- Tidak semua usaha dimulai dengan hitungan keuntungan. Ada yang diawali dengan niat baik, dirawat dengan doa, dan diharapkan tumbuh menjadi jalan keberkahan bagi banyak orang.

Semangat itulah yang terasa dalam Grand Opening  Rumah Makan Wirgal Zamzam di Kompleks Zamzam Center, Gempunge, Kelurahan Mangempang, Kabupaten Barru, Jumat (23/10/2026).

Di tengah suasana bahagia atas hadirnya pusat kuliner khas Bugis tersebut, ada satu momen yang memberi makna tersendiri: doa yang dipanjatkan Prof. Dr. H. Kamaruddin Hasan, M.Pd,  Rektor ITBA Al Gazali Barru. 

Doa itu bukan sekadar rangkaian kata untuk mengawali sebuah peresmian. Di dalamnya terselip harapan agar usaha yang dirintis H. Husain Saide bersama istrinya, Hj. Nurhayati Lawe, tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga membawa manfaat bagi keluarga, karyawan, dan masyarakat.

Ada pesan yang begitu kuat: semoga dari dapur mengalir rezeki, dari meja-meja tumbuh silaturahmi, dan dari usaha lahir keberkahan yang tak pernah berhenti.

Sungguh, sebuah harapan sederhana dengan makna yang mendalam.Sebab, keberhasilan sebuah usaha tidak semata-mata diukur dari ramainya pengunjung atau besarnya keuntungan.

 Ada nilai yang lebih penting, yakni bagaimana usaha itu dijalankan dengan kejujuran, memberikan ruang penghidupan bagi orang lain, serta menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Wirgal sendiri memiliki cerita yang dekat dengan identitas lokal. Namanya merupakan akronim dari Wiring Galung, yang berarti tepi sawah. Sebuah nama yang membawa nuansa kehidupan masyarakat Bugis, sekaligus menjadi penanda bahwa kearifan lokal dapat tumbuh dan hadir dalam wajah usaha modern.

Dengan mengusung konsep “Berbagi Keberkahan”, Wirgal diharapkan bukan sekadar tempat menikmati kuliner khas Bugis, melainkan juga ruang perjumpaan, tempat orang bercengkerama, mempererat persaudaraan, dan merawat silaturahmi.

Harapan itu sejalan dengan semangat Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, yang terus mendorong gerakan “Singgah di Barru”. Barru diharapkan tidak hanya menjadi daerah lintasan, tetapi juga tempat yang membuat orang ingin berhenti, menikmati kuliner lokal, dan merasakan keramahan masyarakatnya.

Di sinilah usaha lokal menemukan perannya. Ketika kuliner dipadukan dengan pelayanan yang baik, potensi daerah memperoleh ruang promosi, sementara masyarakat berpeluang menikmati manfaat ekonomi yang lebih luas.

Namun, doa dan harapan tentu perlu berjalan beriringan dengan ikhtiar. Cita rasa harus dijaga, pelayanan mesti dipertahankan, kepercayaan pelanggan perlu dirawat, dan semangat berbagi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

Pada akhirnya, doa Prof. Dr. H. Kamaruddin Hasan mengingatkan kita bahwa setiap ikhtiar yang baik layak dimulai dengan rasa syukur dan permohonan kepada Allah SWT.

Sebab, manusia boleh merencanakan, bekerja keras, dan membangun harapan. Namun, keberkahan tetaplah anugerah yang patut dimohonkan dengan kerendahan hati.

Semoga Wirgal tumbuh bukan hanya menjadi tempat orang menikmati hidangan, tetapi juga tempat kebaikan menemukan jalannya. Dari tepi sawah bernama Wirgal, semoga rezeki mengalir, silaturahmi terjalin, dan keberkahan menjangkau lebih banyak kehidupan.(syamsu marlin) 

Posting Komentar untuk "Dari Wirgal, Doa Mengalirkan Harapan dan Keberkahan "