BARRU —B88News.id- Di tengah malam ketika sebagian besar warga terlelap, api justru membesar di kawasan Gunung Bujung Awo, Desa Lalabata, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru. Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dipicu angin kencang bahkan mulai mendekati permukiman warga, Selasa 15/9/2026.
Situasi itu mendapat perhatian langsung Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si. Didampingi Ketua PMI Barru, Muh.Yulianto Badwi. Sekretaris Daerah, Kapolres Barru dan Kasatpol PP, Bupati turun langsung ke lokasi untuk memastikan proses pemadaman berjalan dan keselamatan masyarakat di Dusun Bujung Awo menjadi prioritas.
Kehadiran Bupati di lokasi pada tengah malam menjadi perhatian warga. Sebagian mengaku terharu dan tidak menyangka kepala daerah datang langsung di tengah situasi darurat untuk melihat kondisi mereka sekaligus memastikan penanganan kebakaran.
Di hadapan warga, Bupati Andi Ina meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik.
“Tetap tenang dan jangan panik karena tim sudah bekerja memadamkan api. Kita sama-sama berdoa agar api cepat dikendalikan,” ujar Bupati.
Sementara itu, penanganan Karhutla bergerak cepat sejak laporan pertama diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barru.
Laporan kebakaran segera diteruskan kepada pimpinan. Kepala Pelaksana BPBD Barru, Umar S., SKM., M.Kes., kemudian memerintahkan Tim Posko Siaga bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
“Sebelum tim tiba di lokasi, koordinasi intensif juga dilakukan dengan pemerintah setempat dan masyarakat untuk memastikan respons awal yang efektif dan terkoordinasi,” jelasnya.
Proses pemadaman tidak mudah. Titik api berada di kawasan puncak gunung dengan medan yang sulit dijangkau. Kondisi semakin berat karena angin bertiup kencang sehingga api dengan cepat menjalar dan bergerak mendekati permukiman warga.
Tim gabungan BPBD, Damkar, Kepolisian dan TNI pun bekerja bersama masyarakat setempat. Pemadaman dilakukan secara estafet. Armada tangki Damkar menyuplai air, sementara personel BPBD menggunakan jet shooter untuk menjangkau titik-titik api, dibantu warga yang berada di sekitar lokasi.
Kerja bersama tersebut berlangsung hingga menjelang subuh.
Upaya keras tim akhirnya membuahkan hasil. Menjelang pagi, laporan yang diterima Bupati menyebutkan bahwa api telah berhasil dikendalikan. Secara visual, titik api yang tersisa hanya beberapa bagian kecil yang masih terus dipantau untuk memastikan tidak kembali membesar.
Sebelum meninggalkan lokasi, Bupati Andi Ina menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel yang bekerja sepanjang malam.
Bupati juga mengingatkan seluruh petugas, termasuk jajaran BPBD yang dipimpin Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Akhmad, S.S., agar tidak mengabaikan keselamatan selama menjalankan tugas.
“Keselamatan harus tetap menjadi yang utama. Jangan sampai dalam upaya memadamkan api, justru ada petugas atau masyarakat yang menjadi korban,” pesan Bupati.
Kebakaran di Gunung Bujung Awo menjadi pengingat bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan, koordinasi dan keterlibatan semua pihak. Malam itu, pemerintah, aparat dan masyarakat berdiri di garis yang sama: menahan api agar tidak mendekati rumah-rumah warga. (ARM-Syam)
Posting Komentar untuk "Tengah Malam, Bupati Barru Terjun Langsung Pantau Pemadaman Karhutla di Gunung Bujung Awo"