MAKASSAR — B88News.id- Kepala Desa Lompo Tengah, Arif Pabiseang, bersilaturahmi dengan Ketua ISMI Sulsel sekaligus Owner Misi Pasar Raya Group,H.M. Yasin Azis yang juga merupakan putra asli Desa Lompo Tengah, di Kantor Misi Group, Antang Raya, Makassar, Sabtu (5/9/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut menjadi ruang untuk bertukar gagasan sekaligus membahas rencana pelaksanaan Hari Jadi Desa Lompo Tengah ke-66.
Selain membicarakan kegiatan peringatan, pertemuan itu juga mengangkat pentingnya menjaga sejarah, kearifan lokal, serta mendorong inovasi agar potensi desa memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.
Ketua ISMI Sulsel menyambut baik rencana pelaksanaan Hari Jadi Desa Lompo Tengah dan berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan dari tahun ke tahun.
Menurutnya, peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk mengenalkan sejarah desa kepada generasi muda.
“Hari Jadi Desa Lompo Tengah harus terus dilaksanakan agar generasi mendatang tetap memahami sejarah dan perjalanan kelahiran desanya,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar rangkaian kegiatan hari jadi lebih banyak mengangkat kearifan lokal yang menjadi identitas Desa Lompo Tengah.
Salah satu yang disoroti adalah Baje' (kerang sungai) , makanan tradisional yang memiliki cerita sejarah tersendiri. Ia bahkan mengenang cerita yang berkembang dari generasi sebelumnya bahwa Baje' dahulu merupakan salah satu menu makanan Datu (bangsawan).
“Dulu warga mengambilnya dari sungai kemudian mengantarkannya ke rumah Datu,” tuturnya.
Ia berharap Baje' tidak hanya dipertahankan sebagai bagian dari cerita masa lalu, tetapi dapat dikembangkan melalui inovasi sehingga memiliki nilai jual dan mampu menembus pasar yang lebih luas.
Bahkan, ia menyampaikan harapan agar Baje' hasil inovasi Desa Lompo Tengah nantinya dapat dipasarkan melalui outlet Misi.
Menurutnya, potensi lokal akan semakin bernilai jika mampu dikemas dengan baik, tanpa kehilangan identitas dan cerita yang melekat di dalamnya.
Selain kuliner lokal, ia juga mendorong Pemerintah Desa Lompo Tengah untuk terus melakukan berbagai inovasi dan terobosan dalam membangun desa.
Ia mengingatkan bahwa dalam menjalankan kepemimpinan, kritik bahkan hujatan merupakan bagian dari risiko yang harus dihadapi.
Karena itu, menurutnya, pemimpin desa harus tetap berani melangkah dan menghadirkan perubahan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bagi Pemerintah Desa Lompo Tengah, dukungan dan masukan dari putra daerah yang telah berkembang di luar desa menjadi energi tersendiri untuk terus menggali potensi desa sekaligus memperkuat identitas Lompo Tengah.
Rencana Hari Jadi Desa Lompo Tengah ke-66 yang jatuh pada tanggal 9 September 2026 diharapkan bukan hanya menjadi perayaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang sejarah, merawat kearifan lokal, dan menumbuhkan gagasan baru demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.(syam)
Posting Komentar untuk "Kades Lompo Tengah Silaturahmi dengan Ketua ISMI Sulsel, Bahas Persiapan Hari Jadi Desa ke-66"