BARRU —B88News.id- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Mukminin Madello, berlangsung khidmat dan sarat pesan moral. Selasa (25/8/2026),
Kegiatan tersebut mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah Muhammad SAW di Era Perubahan dengan Membangun Generasi Berilmu, Berakhlak dan Berkemajuan.”
Hikmah Maulid disampaikan Ustadz Muhammad Yusuf, S.Pd.I., S.H., yang mengajak jamaah menjadikan kehidupan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menghadapi perubahan zaman.
Dalam ceramahnya, Muhammad Yusuf menekankan bahwa membangun generasi di era perubahan tidak cukup hanya dengan membekali anak-anak dengan ilmu pengetahuan. Mereka juga harus dibentuk dengan akhlak, kasih sayang, keteladanan dan nilai-nilai agama.
Salah satu kisah yang disampaikan adalah keberkahan yang dirasakan Halimah as-Sa'diyah ketika mengasuh Rasulullah SAW. Di tengah kondisi paceklik dan keterbatasan, kehidupan Halimah dan ternaknya justru mengalami perubahan dan keberkahan.
Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa Rasulullah SAW hadir membawa rahmat dan kebaikan. Karena itu, umat Islam juga dituntut menghadirkan kebaikan di mana pun berada.
“Di mana pun kita berada, jadilah orang yang membawa kebaikan. Jangan sampai kehadiran kita justru menjadi sumber masalah bagi orang lain,” pesan Muhammad Yusuf.
Muhammad Yusuf juga mengisahkan peristiwa seorang Arab Badui yang buang air kecil di dalam masjid. Ketika para sahabat hendak bertindak keras, Rasulullah SAW justru melarang mereka dan memilih menyelesaikannya dengan kelembutan, kesabaran serta nasihat yang baik.
Kisah tersebut menjadi pelajaran bahwa kesalahan tidak selalu harus dihadapi dengan kemarahan.
Rasulullah SAW menunjukkan bahwa kelembutan dan kebijaksanaan dapat menjadi jalan dalam memperbaiki kesalahan dan menyentuh hati manusia.
Pesan penting lainnya ditujukan kepada para orang tua agar mendidik anak dengan kasih sayang.
Rasulullah SAW dikenal sangat menyayangi anak-anak, termasuk kedua cucunya, Hasan dan Husain. Keteladanan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan generasi harus dibangun dengan cinta, perhatian dan keteladanan, bukan kekerasan.
Muhammad Yusuf juga mengingatkan orang tua agar senantiasa mendoakan anak-anaknya.
“Doakan anak-anak kita agar menjadi generasi yang saleh, berilmu dan berakhlak. Jangan hanya berharap mereka sukses secara duniawi, tetapi juga memiliki bekal agama dan akhlak,” ujarnya.
Dalam ceramahnya, Muhammad Yusuf juga mengingatkan pentingnya menjaga hak orang lain.
Ia mengangkat kisah masa kecil Rasulullah SAW ketika diasuh Halimah as-Sa'diyah sebagai pelajaran tentang sifat menjaga hak.
Pesan tersebut kemudian dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari, khususnya dalam persoalan warisan, batas tanah, rumah maupun harta keluarga.
Jamaah diajak tidak mengambil sesuatu yang bukan menjadi haknya karena persoalan harta dapat menjadi sumber perselisihan dan merusak hubungan persaudaraan.
“Jangan karena persoalan dunia, hubungan persaudaraan menjadi rusak. Dalam urusan warisan, batas tanah dan harta keluarga, mari saling menghormati hak masing-masing,” pesannya.
Muhammad Yusuf juga mengajak jamaah memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk cinta dan penghormatan kepada Rasulullah.
Ia menjelaskan mengenai selawat Ibrahimiyah serta penggunaan lafaz “Sayyidina” sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Menurutnya, peringatan Maulid tidak seharusnya berhenti pada seremoni dan kisah tentang kelahiran Rasulullah SAW. Lebih dari itu, Maulid harus menjadi momentum untuk menghadirkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
“Maulid bukan hanya tentang mengenang kelahiran Nabi. Maulid harus menjadi momentum untuk melihat kembali diri kita, sudah sejauh mana akhlak Rasulullah kita hadirkan dalam kehidupan,” tuturnya.
Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, keteladanan Rasulullah SAW dinilai tetap relevan. Generasi masa depan harus dibekali ilmu sekaligus akhlak agar mampu menghadapi perubahan tanpa kehilangan nilai-nilai agama.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Mukminin Madello pun menjadi momentum untuk kembali meneguhkan komitmen bersama dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak dan berkemajuan, sebagaimana semangat yang terkandung dalam tema peringatan.(syam)
Posting Komentar untuk "Maulid Nabi di Masjid Nurul Mukminin Madello: Ustadz Yusuf Mengajak Generasi Meneladani Akhlak Rasulullah"