Dari Panggung Prestasi ke Lapangan Merah Putih, Mimpi Alfiah Menjadi Polwan




Di antara barisan Paskibraka yang berdiri tegap di Lapangan Sepak Bola Sumpang BinangaE, Senin (17/8/2026), sosok Alfiah Nurul Arham, atau akrab disapa Via, menyimpan sebuah mimpi yang ingin diwujudkannya: menjadi Polisi Wanita (Polwan).

Gadis kelahiran Barru, 17 Maret 2010, itu menjadi bagian dari kelompok 8 Paskibraka Kabupaten Barru dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia berada dalam kelompok yang sama dengan pembawa baki, menjalankan tugas dengan penuh konsentrasi dan disiplin.

Bagi Via, berdiri di tengah lapangan pada momen sakral peringatan kemerdekaan bukan sekadar menjalankan tugas. Ada kebanggaan tersendiri ketika dirinya dipercaya menjadi bagian dari putra-putri terbaik Barru yang mengemban amanah mengawal prosesi Merah Putih.

Putri pasangan Arham S. dan Agustina ini juga memiliki segudang prestasi di luar lapangan upacara. Dunia modeling menjadi salah satu kegemarannya. Ia pernah meraih Juara 1 Pemilihan Top Model Sulawesi Selatan, Runner Up 1 Model Batik Nasional di Jakarta, serta Juara 1 Trend Hijab se-Sulawesi Selatan.

Selain modeling, menari dan bersepeda  juga menjadi hobinya. Dua dunia yang menuntut keberanian dan kepercayaan diri itu menempa Via menjadi sosok yang berani tampil sekaligus mampu menjaga disiplin.

Kini, Paskibraka memberinya pengalaman yang berbeda. Jika panggung mengajarinya tampil percaya diri, barisan Paskibraka mengajarinya arti keteguhan, tanggung jawab dan kebersamaan.

Di balik seragam Paskibraka dan langkah tegapnya di Lapangan Sumpang BinangaE, Via membawa satu harapan sederhana namun besar.

Kelak, ia ingin berganti seragam Paskibraka dengan seragam Polwan, melanjutkan langkahnya dari sebuah kebanggaan di lapangan upacara menuju pengabdian kepada bangsa dan negara.(syamsu marlin

Posting Komentar untuk "Dari Panggung Prestasi ke Lapangan Merah Putih, Mimpi Alfiah Menjadi Polwan"