Barru B88News.id -Debur ombak di pesisir Kelurahan Bojo Baru Kecamatan Mallusetasi sore itu seolah menjadi saksi lahirnya sebuah gagasan besar.
Di hamparan pantai yang membentang indah menghadap Selat Makassar, Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, memperkenalkan rencana pengembangan kawasan wisata JBL (Jimbaran Barru Lapakaka), sebuah destinasi yang diharapkan menjadi ikon baru pariwisata Kabupaten Barru.
Namun, bagi Bupati Andi Ina, JBL bukan sekadar pembangunan kawasan wisata. Rencana ini merupakan bagian dari visi yang lebih besar, sekaligus mempertegas ajakan yang telah ia gaungkan sejak awal kepemimpinannya melalui tagline "Singgah di Barru".
Tagline tersebut lahir dari keyakinan bahwa Barru memiliki posisi strategis sebagai daerah persinggahan yang kaya akan potensi wisata, budaya, kuliner, dan keindahan alam.
Kini, ajakan itu semakin realistis dengan hadirnya moda transportasi kereta api Trans Sulawesi yang jalurnya telah mencapai Kecamatan Mallusetasi, membuka akses yang lebih mudah bagi wisatawan untuk datang dan menikmati Barru.
"Barru tidak boleh hanya menjadi daerah yang dilewati. Kita ingin orang singgah, menikmati, dan merasakan pengalaman yang berkesan di Barru," demikian semangat yang terus digaungkan Bupati Andi Ina.
Kehadiran kereta api membawa harapan baru bagi sektor pariwisata. Wisatawan dari berbagai daerah kini memiliki alternatif transportasi yang nyaman untuk berkunjung. Di titik inilah, pengembangan kawasan wisata seperti JBL menjadi penting sebagai destinasi yang mampu menarik orang untuk berhenti, berlama-lama, dan kembali datang.
Rencana pengembangan Jimbaran Barru Lapakaka dirancang tidak hanya menghadirkan panorama pantai yang tertata, tetapi juga ruang ekonomi baru bagi masyarakat. Kawasan ini diharapkan menghadirkan pusat kuliner, area rekreasi keluarga, ruang kreatif, hingga spot wisata yang mampu menjadi daya tarik baru Kabupaten Barru.
Di balik pembangunan fisik, tersimpan cita-cita besar untuk menggerakkan ekonomi lokal. Nelayan, pelaku UMKM, hingga generasi muda diharapkan menjadi pelaku utama dalam ekosistem wisata yang akan tumbuh di kawasan tersebut.
Bagi Kabupaten Barru, "Singgah di Barru" bukan lagi sekadar slogan. Ia perlahan menjelma menjadi sebuah gerakan pembangunan: menghadirkan akses, menciptakan destinasi, dan membangun pengalaman.
Dari deru kereta yang kini melintasi Barru hingga debur ombak di Pantai JBL, semuanya mengarah pada satu harapan yang sama: menjadikan Barru sebagai tempat yang layak untuk disinggahi, dikenang, dan dirindukan.(syam md)
Posting Komentar untuk "Di Tepi Laut Bojo Baru, Bupati Barru Menanam Harapan Baru Bernama JBL"