Wabup Barru Hadiri Rakor Pengelolaan Sampah dan Strategi KIE)

 Makassar –B88News.id- Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M. Si,  menghadiri Rapat Koordinasi Pengelolaan Sampah dan Strategi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang dipimpin Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Jufri Rahman, M. Si. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Kamis (23/4/2026).

Rakor tersebut menjadi forum strategis dalam membahas progres pengelolaan sampah di 24 kabupaten/kota se-Sulsel, sekaligus memperkuat kebijakan pengendalian perubahan iklim dan tata kelola nilai ekonomi karbon sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulsel, Kasman, S.Hut. MM  melaporkan bahwa pengelolaan sampah yang terstruktur, sistematis, dan masif menjadi kunci dalam menekan dampak lingkungan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru berbasis lingkungan.
Dalam agenda tersebut, turut disampaikan materi oleh Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon, Kementerian Lingkungan Hidup, Ir. Ary Sudijanto, MSE. 

Ia menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam implementasi kebijakan hingga ke tingkat lokal, termasuk penguatan strategi komunikasi publik melalui KIE.

Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama pemerintah daerah dalam pengurangan dan penanganan sampah secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Dengan sinergi lintas sektor, diharapkan pengelolaan sampah di Sulawesi Selatan semakin optimal, sekaligus mampu mendorong pemanfaatan nilai ekonomi karbon dan mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berdaya saing.

Kehadiran Wakil Bupati Barru menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam mendukung program prioritas nasional dan provinsi di sektor lingkungan hidup, khususnya dalam pengelolaan sampah, pengendalian perubahan iklim, serta peningkatan kesadaran masyarakat melalui edukasi yang efektif.(SM

Posting Komentar untuk "Wabup Barru Hadiri Rakor Pengelolaan Sampah dan Strategi KIE) "