Barru —B88News.id- Tanggal 20 Februari 2026 menjadi momentum istimewa bagi Kabupaten Barru. Hari itu menandai satu tahun kepemimpinan Bupati Andi Ina Kartika Sari dan Wakil Bupati Abustan Andi Bintang, sekaligus bertepatan dengan Hari Jadi Barru ke-66.
Momentum reflektif ini dimaknai sebagai fase penguatan fondasi pemerintahan, khususnya dalam bidang transformasi digital dan tata kelola berbasis data.
Dalam wawancara di ruang kerjanya, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo-SP) Kabupaten Barru, Syamsuddin, S.IP., M.Si, menegaskan bahwa satu tahun kepemimpinan A. Ina–Abustan diwarnai percepatan pembenahan sistem pemerintahan digital.
“Di usia Barru yang ke-66 dan satu tahun kepemimpinan Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati, kami fokus memperkuat fondasi data dan layanan digital. Alhamdulillah, sejumlah indikator menunjukkan hasil kategori Baik,” ujarnya, Jumat 20/2/2026.
Syamsuddin memaparkan bahwa implementasi Satu Data Indonesia (SDI) di Kabupaten Barru mencatat nilai indeks domain, indeks SDI, dan indeks aspek pada kategori Baik. Capaian ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan perencanaan pembangunan berbasis data yang terstandarisasi dan terintegrasi. Sehingga data yang dibutuhkan dengan mudah dapat diakses pada aplikasi Bolata Yassiberrui sebagai Rumah Data Terintegrasi.
Selain itu, Indeks Pembangunan Statistik (IPS), SP4N-LAPOR!, serta Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) juga berada pada kategori Baik.
Fokus utama kita tahun ini adalah memperkecil kesenjangan digital di wilayah blankspot/sinyal lemah dan meningkatkan indeks maturitas Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang meningkat nilainya dari nilai 2,79 menjadi 3,21 (Baik) melalui integrasi layanan aplikasi pemerintah yang lebih user-friendly
Pemasangan internet gratis di area publik (Alun-alun Colli Pujie dan Taman Melati) dan optimalisasi jaringan intranet di seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah).
Menurutnya, hal tersebut mencerminkan peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pelayanan publik berbasis digital.
Ia juga menekankan peran strategis Call Center 112 sebagai bagian dari Program Strategis Nasional yang selaras dengan Rancangan Peraturan Presiden serta mendukung Asta Cita Presiden dalam menghadirkan negara untuk melindungi rakyat.
“Layanan 112 memberi akses cepat, gratis, dan terpadu terhadap kebakaran, kecelakaan, kriminalitas, hingga bencana. Dengan integrasi kepolisian, pemadam, ambulans, dan BPBD melalui sistem digital, respons darurat menjadi lebih efisien dan terkoordinasi,” jelasnya.
Penguatan layanan tersebut lanjut Kadis, didukung oleh sistem Layanan112, platform terpadu dengan dashboard pengendali berbasis data real-time dan interoperabilitas mobile serta WebRTC, sehingga layanan darurat berjalan lebih cepat, transparan, dan terukur.
Tak hanya itu, Kabupaten Barru juga meraih predikat tertinggi sebagai kabupaten terbaik dalam amplifikasi berita pemerintah pusat terkait Program Strategis Nasional, sebagai wujud keseriusan mengawal arus informasi publik.
Dengan fondasi data yang semakin kuat dan layanan digital yang terus diperbaiki, Barru menatap usia ke-66 dengan semangat baru, membangun pemerintahan yang modern, responsif, dan berbasis data demi kesejahteraan masyarakat
Diskominfo-SP berkomitmen :
1. Menjadikan Data sebagai dasar pengambilan kebijakan (data-driven policy) melalui penguatan integrasi data sektoral yang dapat diakses oleh masyarakat dan pemangku kepentingan secara transparan melalui Portal Satu Data Indonesia (Bolata Yassiberrui),
2. Optimalisasi fungsi Command Center (Ruang Basic) sebagai pusat kendali untuk pemantauan kondisi wilayah dan koordinasi cepat antar instansi.
3. Keterbukaan Informasi & Komunikasi Publik
Secara aktif mengelola kanal komunikasi untuk menangkal hoaks dan menyebarkan program kerja pemerintah.
4. Pengelolaan PPID Peningkatan status layanan informasi publik melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang lebih responsif.
5. Produksi Konten Kreatif.
Mengdukasi masyarakat melalui media sosial dan radio daerah dengan total jangkauan yang meningkat 40% dibanding tahun sebelumnya.
6. Keamanan Siber dan Persandian
Menyadari tingginya risiko digital, penguatan perlindungan data menjadi prioritas.
7. Sertifikat Elektronik. Implementasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) pada hampir seluruh naskah dinas untuk mempercepat administrasi dan menjamin autentikasi dokumen.
8. CSIRT (Computer Security Incident Response Team): Pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) untuk memitigasi serangan terhadap aset digital Pemda.
"Capaian ini bukan sekadar angka, melainkan bukti kehadiran pemerintah dalam mempermudah urusan masyarakat melalui teknologi. Tantangan ke depan adalah konsistensi dan inovasi berkelanjutan." jelasnya.
“Di momentum satu tahun kepemimpinan A. Ina–Abustan dan Hari Jadi Barru ke-66 ini, kami ingin memastikan bahwa transformasi digital bukan sekadar slogan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutup Syamsuddin.(SM)
Posting Komentar untuk "Satu Tahun Kepemimpinan A. Ina–Abustan : Diskominfo-SP Catat Capaian Strategis"