Ketika Merah Putih Memenuhi Jalanan: Bupati Barru Berhenti untuk Menyapa Warga


BARRU —B88News.id- Sabtu sore, jalanan Kota Barru seperti berubah menjadi panggung kebersamaan.

Bendera Merah Putih berkibar di sepanjang jalan. Suara kendaraan bersahutan, sesekali diselingi lambaian tangan dan senyum warga yang berdiri di pinggir jalan.

Dari kejauhan, iring-iringan kendaraan terus bergerak, membawa satu warna yang sama: Merah Putih.

Bukan sekadar konvoi kendaraan. Ribuan orang berkumpul membawa semangat yang sama untuk merayakan kemerdekaan.

Konvoi Merah Putih digelar Pemerintah Kabupaten Barru dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (15/8/2026). 


Mengambil start di Alun-Alun Colliq Pujie Barru, rombongan dilepas Sekda Barru A.Syarifuddin, menyusuri sejumlah ruas jalan dalam kota sebelum kembali ke titik yang sama.

Motor dan mobil bergerak beriringan. Di antara kendaraan peserta, tampak Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., Ketua PMI Barru Muh. Yulianto Badwi, Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap, Ketua TP PKK Barru A. Milawaty Abustan, jajaran pimpinan OPD, camat, kepala desa/lurah dan masyarakat.

Namun, yang membuat konvoi itu terasa berbeda bukan semata jumlah pesertanya. Ada sapaan-sapaan kecil yang justru menjadi cerita besar.

Di sepanjang jalur, warga tak hanya menyaksikan. Mereka ikut menjadi bagian dari perayaan. Ada yang berdiri sambil mengibarkan bendera, ada yang melambaikan tangan, ada pula yang mengabadikan momen dengan kamera telepon genggam.

Sesekali, dari pinggir jalan terdengar warga memanggil.

Bupati Barru yang berboncengan dengan suaminya, Muh. Yulianto Badwi, kemudian memperlambat laju sepeda motornya. Ia menyapa.

Pada beberapa titik, kendaraan bahkan dihentikan. Bupati turun sejenak dari ritme konvoi untuk berjabat tangan dengan warga dan melayani permintaan foto bersama.

Tak ada jarak. Tak ada panggung. Hanya pertemuan singkat antara pemimpin dan masyarakat di tengah suasana kemerdekaan.

Senyum dan sapaan itu mungkin hanya berlangsung beberapa detik. Namun bagi warga yang mendapat kesempatan bersalaman atau berswafoto, momen tersebut menjadi bagian yang akan dikenang dari perayaan kemerdekaan tahun ini.

Konvoi pun terus bergerak. Di belakang rombongan, semangat yang sama masih terlihat. Merah Putih berkibar dari kendaraan, sementara warga terus memenuhi tepian jalan hingga rombongan perlahan kembali menuju Alun-Alun Colliq Pujie.

Sesampainya di lokasi finish, suasana kembali ramai. Para peserta berkumpul mengikuti rangkaian kegiatan penutup. Gelak dan sorak kembali terdengar ketika panitia memulai pengundian door prize. Kegiatan sederhana itu menjadi penutup yang menyenangkan setelah ribuan peserta menempuh rute konvoi bersama. 

Bagi Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, kemeriahan tersebut bukan sekadar hiburan dalam rangka HUT Kemerdekaan. Ada pesan yang lebih dalam di balik pertemuan masyarakat di jalanan Barru.

Pada hari ini, kita melaksanakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Barru,” ujar Bupati.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Polres Barru beserta seluruh jajaran, Forkopimda, serta Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang telah mengambil bagian dalam menyukseskan kegiatan.

Menurutnya, antusiasme masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun suasana kemerdekaan yang tidak hanya meriah, tetapi juga penuh kebersamaan.

Kami juga mengapresiasi antusiasme masyarakat luas yang turut mengambil peran dalam memeriahkan sekaligus mendukung perkembangan cabang olahraga otomotif di Kabupaten Barru,” katanya.

Bupati berharap Konvoi Merah Putih bukan sekadar iring-iringan kendaraan. Tapi dapat menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan pemerintah dan masyarakat dalam suasana yang cair dan penuh kegembiraan.

Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat kebersamaan seluruh masyarakat Barru,” tuturnya.

Sebab, pada akhirnya, kemerdekaan bukan hanya tentang upacara dan bendera yang dikibarkan.

Kemerdekaan juga tentang bagaimana orang-orang berkumpul, saling menyapa, saling menghargai dan merasakan kebersamaan sebagai satu masyarakat.

Dan sore itu, di jalan-jalan Kota Barru, Merah Putih bukan hanya berkibar di atas kendaraan. Ia hadir dalam senyum warga, dalam sapaan seorang pemimpin, dalam lambaian tangan dari pinggir jalan, dan dalam kebersamaan ribuan orang yang merayakan kemerdekaan dengan cara mereka sendiri.(sya m djafar) 

Posting Komentar untuk "Ketika Merah Putih Memenuhi Jalanan: Bupati Barru Berhenti untuk Menyapa Warga"