Barru – B88News.id- Upaya Pemerintah Kabupaten Barru dalam mempercepat eliminasi Tuberkulosis (TBC) terus diperkuat melalui kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Barru dengan Unit Radiologi RSUD Lapatarai Barru.
Di balik pelaksanaan skrining TBC gratis menggunakan Portable X-Ray, terdapat dedikasi Tim Radiologi yang setiap hari turun langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah berisiko.
Program yang merupakan bagian dari Aksi Desa Siaga TB sekaligus mendukung program prioritas nasional Presiden RI Prabowo Subianto ini telah dimulai sejak 14 Juli 2026 di Kelurahan Lalolang, Kecamatan Tanete Rilau. Pada putaran pertama, skrining ditargetkan menjangkau 13 titik lokus, dan hingga kini telah terlaksana di tujuh titik.
Tim Radiologi dipimpin oleh dr. Muh. Herman, Sp.Rad., yang bertanggung jawab dalam pembacaan dan interpretasi hasil radiologi. Dalam pelaksanaannya, ia didukung oleh delapan radiografer, yakni Siti Hadijah, Sukmawati, Nurkamri, Arfiah, Sri Wahyuli, Hasriani, Adheriani, dan A. Mukarramah.
Mereka bekerja secara bergantian mengoperasikan Portable X-Ray, memastikan setiap peserta menjalani pemeriksaan sesuai standar, sekaligus memberikan pelayanan yang cepat, aman, dan berkualitas di lokasi skrining.
Sasaran pemeriksaan meliputi kelompok masyarakat berisiko tinggi, seperti kontak erat penderita TBC, lansia, penderita diabetes melitus (DM), perokok aktif, serta Orang dengan HIV (ODHIV). Melalui deteksi dini, kasus TBC dapat ditemukan lebih cepat sehingga pengobatan segera diberikan dan penularan di masyarakat dapat ditekan.Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barru, dr. Wahyuddin Adam, MARS, yang dihubungi menyampaikan apresiasi atas dedikasi Tim Radiologi RSUD Lapatarai yang menjadi ujung tombak pelayanan skrining di lapangan.
"Keberhasilan skrining TBC tidak lepas dari kerja keras Tim Radiologi RSUD Lapatarai yang turun langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kolaborasi ini menjadi kekuatan besar dalam mempercepat penemuan kasus TBC sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin," ujarnya, Rabu 29/7/2026.
Dikatakan, melalui sinergi Dinas Kesehatan, Unit Radiologi RSUD Lapatarai, puskesmas, serta pemerintah desa dan kelurahan, Pemerintah Kabupaten Barru optimistis target Eliminasi TBC Tahun 2030 dapat tercapai, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui layanan yang semakin dekat dan mudah diakses.(syam)
Posting Komentar untuk "Tim Radiologi RSUD Lapatarai Jadi Garda Terdepan Skrining TBC Gratis di Barru"