Reses di Barru, Hj. Nur Hasbiah Main Tegaskan Media Mitra Strategis Pengawasan Kebijakan


Barru-B88News.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Fraksi PKS, Hj. Nur Hasbiah Main, menegaskan bahwa wartawan tidak boleh hanya dipandang sebagai mitra pemberitaan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mengawal dan mengawasi pelaksanaan kebijakan pemerintah. 

Penegasan itu disampaikannya saat menggelar reses bersama wartawan dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) Kabupaten Barru di Rumah Makan Tepi Empang, Lembae, Barru, Senin (27/7/2026).

Menurut Hj. Nur Hasbiah, fungsi kontrol yang dijalankan media merupakan bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

"Media tidak cukup hanya memberitakan kegiatan pemerintah. Wartawan juga harus menjadi mitra dalam mengawasi pelaksanaan kebijakan, menyampaikan kritik yang konstruktif, sekaligus menjadi jembatan aspirasi masyarakat kepada pemerintah dan DPRD," tegasnya.

Ia menjelaskan, kegiatan reses tersebut sengaja menghadirkan wartawan dan LSM sebagai ruang dialog untuk menyerap berbagai masukan, kritik, dan aspirasi yang akan menjadi bahan dalam memperjuangkan kebijakan serta program pembangunan di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Sebagai legislator asal Daerah Pemilihan Barru, Hj. Nur Hasbiah juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan agar program pembangunan dan alokasi anggaran dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan lebih banyak diarahkan bagi kepentingan masyarakat Kabupaten Barru.

Suasana diskusi berlangsung terbuka, hangat, dan penuh kekeluargaan. Berbagai persoalan daerah dibahas secara interaktif sebagai bentuk penguatan sinergi antara legislatif, media, dan masyarakat sipil.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Kasmiah  Ali, M.AP, pemerhati perempuan dan anak, memberikan materi penguatan mengenai upaya penghentian kekerasan terhadap perempuan dan anak serta pencegahan pernikahan usia anak.

Ia menekankan bahwa media memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran publik terhadap isu-isu perlindungan perempuan dan anak. Karena itu, ia mengajak insan pers mengembangkan jurnalisme solusi, bukan sekadar berfokus pada pemberitaan kasus.

"Berita kasus sebaiknya diformulasikan menjadi berita solusi. Media harus mampu menghadirkan informasi yang tidak hanya mengungkap persoalan, tetapi juga memberikan edukasi, mendorong pencegahan, dan menawarkan jalan keluar," ujar Kasmiah

Selain itu, ia mendorong peningkatan kapasitas wartawan dalam meliput isu perempuan dan anak, termasuk memperbanyak keterlibatan wartawan perempuan agar perspektif perlindungan terhadap kelompok rentan semakin kuat dalam pemberitaan.

Melalui kegiatan reses ini, diharapkan terbangun kemitraan yang semakin kokoh antara DPRD, media, dan LSM dalam mengawal kebijakan publik, memperjuangkan kepentingan masyarakat, serta memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Barru.(syam) 

Posting Komentar untuk "Reses di Barru, Hj. Nur Hasbiah Main Tegaskan Media Mitra Strategis Pengawasan Kebijakan"