Di Hadapan Siswa Sekolah Rakyat, Bupati Barru Tak Kuasa Menyembunyikan Haru

Barru –B88News. Id- Di hadapan puluhan siswa Sekolah Rakyat yang duduk rapi di Baruga Singkerru Ada’e, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari sempat terdiam sejenak.  

Tatapannya menyapu wajah-wajah muda yang penuh harapan. Dalam momen sederhana itu, rasa haru dan bangga tak mudah ia sembunyikan.

Momen tersebut terjadi dalam kegiatan Silaturahmi Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 65 Barru yang dirangkaikan dengan penerimaan rapor serta penutupan Pesantren Ramadan, Sabtu (14/03/2026).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Barru itu turut dihadiri para kepala perangkat daerah, tenaga pendidik, orang tua siswa, serta seluruh siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 65 Barru.

Kepala Sekolah Rakyat dalam laporannya Terintegrasi 65 Barru, Haris, S. Pd, M. Pd menyampaikan bahwa saat ini sekolah tersebut memiliki 96 siswa dari kuota 100 orang. Sekolah ini menerapkan sistem berasrama, di mana seluruh siswa tinggal di asrama dan menjalani kegiatan yang terjadwal secara teratur.

Seluruh siswa tinggal di asrama dan menjalani kegiatan belajar yang terjadwal dengan baik. Mereka mendapatkan pembinaan mulai dari kegiatan ibadah seperti salat tahajud, kegiatan belajar di kelas, hingga berbagai aktivitas pengembangan diri,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa tenaga pendidik yang mengajar di sekolah tersebut berasal dari berbagai daerah, seperti Kendari, Makassar, dan Gowa, yang bersama para pendamping terus bekerja sama untuk memberikan pendidikan terbaik bagi para siswa.

Selain pembelajaran di kelas, pihak sekolah juga terus mendorong berbagai inovasi. Salah satunya melalui rencana pengembangan kebun sekolah dengan tanaman stroberi, yang diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus contoh bagi masyarakat sekitar.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menyampaikan rasa haru sekaligus bangganya melihat perkembangan para siswa Sekolah Rakyat.

Ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat di Barru tidak hadir begitu saja. Di balik kehadirannya terdapat perjuangan panjang serta komitmen kuat agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang layak.

Menurut Bupati, Sekolah Rakyat merupakan program nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk memastikan tidak ada lagi anak Indonesia yang kehilangan kesempatan bersekolah karena keterbatasan ekonomi.

Dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, hanya 16 daerah yang mendapatkan program Sekolah Rakyat ini, dan Kabupaten Barru menjadi salah satunya. Ini adalah kesempatan besar yang harus dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anakku semua,” ujar Bupati.

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini Sekolah Rakyat di Barru masih bersifat rintisan dengan jumlah siswa sekitar 100 orang. Namun Pemerintah Kabupaten Barru telah menyiapkan lahan sekitar 7 hektare untuk pembangunan sekolah permanen yang nantinya direncanakan mampu menampung hingga 1.000 siswa.

Sekolah permanen tersebut akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendidikan dan olahraga yang memadai, sehingga diharapkan dapat mencetak generasi muda Barru yang unggul dan berdaya saing.

Bupati Barru juga berpesan kepada para siswa agar terus belajar dengan sungguh-sungguh dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan.

Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Kalian adalah generasi masa depan. Siapa tahu dari sini ada yang menjadi bupati, kepala dinas, bahkan pemimpin bangsa,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Barru juga menyerahkan bantuan uang transport kepada para siswa sebagai bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Barru terhadap pendidikan mereka.(SM) 


Posting Komentar untuk "Di Hadapan Siswa Sekolah Rakyat, Bupati Barru Tak Kuasa Menyembunyikan Haru"