Kapolres Barru Ananda Fauzi Berpamitan, Gurutta Faried Melepas dengan Doa

BARRU —B88News.id- Ada pertemuan yang datang membawa kabar. Ada pula pertemuan yang menyisakan kesan. Seperti halnya ketika AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H.,bersilaturrahmi ke Pondok Pesantren DDI Mangkoso terasa berbeda,  Rabu 23/9/2026.

Kali ini, Ananda Fauzi datang bukan sekadar sebagai Kapolres Barru. Tapi ia datang untuk berpamitan.

Di Lingkungan Mangkoso, Kelurahan Mangkoso, Kecamatan Soppeng Riaja, Ananda menemui Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso, AG Prof. Dr. H. M. Faried Wadjedy, Lc., M.A.

Pertemuan itu berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Tetapi di balik senyum dan jabat tangan, ada satu kesadaran yang terasa kuat: sebuah masa pengabdian di Barru akan segera berakhir, dan perjalanan tugas berikutnya telah menanti.

Didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Barru dan sejumlah pejabat utama Polres Barru, Ananda menyampaikan rasa terima kasih kepada Anre Gurutta dan keluarga besar DDI Mangkoso.

Selama menjalankan tugas sebagai Kapolres Barru, komunikasi dan sinergitas dengan pesantren menjadi bagian penting dari perjalanan pengabdiannya.

Kedatangan kami selain untuk bersilaturahmi, juga sekaligus berpamitan kepada Anre Gurutta Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso dan seluruh keluarga besar DDI Mangkoso,” ujar Ananda.

Kalimat itu terdengar sederhana, namun, dalam sebuah perpisahan, kalimat sederhana sering kali justru menyimpan makna paling dalam. Ia kemudian menyampaikan permohonan maaf. Bukan hanya atas nama institusi, tetapi juga sebagai pribadi.

Jika selama bertugas ada perkataan yang kurang berkenan, sikap yang mungkin menyisakan rasa tidak nyaman, ataupun tindakan yang belum sempurna, Ananda memohon dibukakan pintu maaf. 

Sebab, seorang pejabat bisa berganti jabatan. Seragam bisa berpindah tempat.

Namun hubungan baik dan silaturahmi, diharapkan tidak ikut berakhir bersama sebuah mutasi.

Ananda berharap komunikasi dengan keluarga besar DDI Mangkoso tetap terjaga. Ia juga memohon doa dan restu untuk mengemban amanah baru di tempat penugasannya.

Bagi seorang perwira, mutasi adalah bagian dari perjalanan pengabdian.

Tidak ada tempat yang benar-benar menjadi milik selamanya. Setiap penugasan memiliki awal, memiliki cerita, dan pada waktunya harus diakhiri untuk memulai pengabdian berikutnya.

Ananda kini mendapat amanah baru sebagai Wakil Direktur Intelkam Polda Sulawesi Selatan. Dan, Barru akan segera memiliki Kapolres baru, AKBP Suryo Wibowo, S.I.K.

Namun sebelum meninggalkan jabatan itu, Ananda memilih menyempatkan diri mengetuk pintu-pintu silaturahmi.

Salah satunya adalah DDI Mangkoso.

Di tempat yang telah lama menjadi salah satu pusat pendidikan Islam dan tradisi keilmuan di Barru itu, ia tidak datang membawa kebanggaan jabatan.

Ananda datang membawa salam perpisahan. Dan yang diharapkan untuk dibawa pulang bukanlah pujian, melainkan doa dan salah satunya Doa dari Anre Gurutta. 

Prof. Faried Wadjedy menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas silaturahmi serta sinergitas yang telah terjalin selama Ananda Fauzi Harahap memimpin Polres Barru.

Bagi keluarga besar DDI Mangkoso, perpisahan bukan berarti putusnya hubungan. Justru, doa menjadi cara untuk menjaga hubungan itu tetap hidup, meski jarak dan jabatan kelak berubah.

Doa pun dipanjatkan agar AKBP Ananda Fauzi Harahap senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan dan kesuksesan dalam menjalankan amanah di tempat penugasan yang baru.

Sebuah jabatan boleh saja berganti. Tetapi sebuah hubungan baik tidak harus ikut pergi.

Ananda mungkin akan meninggalkan Barru sebagai Kapolres. Namun kenangan tentang pengabdiannya akan tetap menjadi bagian dari perjalanan daerah ini.

Dan dari Mangkoso, ia membawa satu bekal yang tak tercatat dalam surat mutasi yakni doa dan restu untuk melanjutkan pengabdian. Sebab pada akhirnya, setiap perjalanan seorang pengabdi bukan hanya tentang ke mana ia pergi.

Tetapi juga tentang jejak apa yang ia tinggalkan dan doa siapa yang mengiringinya. (syamsu marlin) 


Posting Komentar untuk "Kapolres Barru Ananda Fauzi Berpamitan, Gurutta Faried Melepas dengan Doa"