BARRU —B88News.id- Tradisi Mappalili kembali digelar masyarakat Kelurahan Mangempang, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, sebagai penanda dimulainya musim tanam sekaligus upaya menjaga warisan budaya leluhur masyarakat Bugis, Rabu (5/11/2026),
Kegiatan ini berlangsung dengan melibatkan pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta tokoh adat dan masyarakat.
Sebelum acara resmi dimulai, kegiatan diawali dengan turun sawah secara simbolis melalui prosesi mencangkul tanah sawah, dilanjutkan pengoperasian 'crawler traktor' atau traktor roda rantai yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Barru melalui Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan.
Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya aktivitas musim tanam sekaligus menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap percepatan pengolahan lahan pertanian.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Lurah Mangempang, laporan Camat Barru, sambutan Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, serta sambutan Bupati Barru yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan,Hukum dan Politik Drs. Anwar Ridwan, M.Si.
Dalam sambutan tertulis Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., yang dibacakan Anwar Ridwan, ditegaskan bahwa Mappalili merupakan warisan leluhur yang harus terus dijaga dan dipertahankan sebagai kekayaan budaya Bugis-Makassar.
Menurut Bupati, Mappalili tidak sekadar menjadi tradisi menjelang musim tanam, tetapi juga mengandung nilai filosofis, spiritual dan sosial yang penting bagi kehidupan masyarakat.
Dikatakan, Mappalili menjadi momentum memohon doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar seluruh aktivitas pertanian mendapat berkah dan rahmat sehingga menghasilkan panen yang melimpah.
Lebih dari itu, tradisi ini juga menjadi ruang mempererat silaturahmi, memperkuat semangat gotong royong, serta membangun kebersamaan di antara petani dan seluruh elemen masyarakat.
Bupati juga menyoroti tantangan sektor pertanian tahun ini, terutama fenomena El Niño dan keterlambatan datangnya musim hujan. Karena itu, diperlukan koordinasi dan kolaborasi semua pihak untuk mencari solusi agar aktivitas pertanian tetap berjalan dengan baik.
Pemerintah Kabupaten Barru, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan dan perhatian terhadap sektor pertanian guna meningkatkan produksi serta mendorong kesejahteraan masyarakat.
Mappalili juga diharapkan menjadi wahana kolaborasi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian lapangan (PPL), kelompok tani dan seluruh pemangku kepentingan untuk membangun komitmen bersama dalam menghadapi awal musim tanam.
Melalui pelaksanaan Mappalili, masyarakat tidak hanya merawat tradisi yang diwariskan para leluhur, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan komitmen untuk membangun pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan di Kabupaten Barru.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Barru A. Wawo Mannonjengi, Wakapolres Barru yang mewakili Kapolres, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Camat Barru, Danramil 1405-06 Kecamatan Barru, Kapolsek Barru, Katimker Penyuluh Kabupaten, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Barru, para PPL se-Kecamatan Barru, Ketua KTNA Kabupaten dan Kecamatan, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Barru, Ketua RT/RW se-Kelurahan Mangempang, tokoh adat, tokoh masyarakat serta pengurus kelompok tani se-Kelurahan Mangempang.(syam)
Posting Komentar untuk "Mappalili Di Mangempang, Bupati Barru Tekankan Kolaborasi Memajukan Pertanian "