MAKASSAR —B88News.id- Pemerintah Kabupaten Barru memperkuat transformasi digital pemerintahan desa melalui pengembangan sistem desa digital terintegrasi untuk meningkatkan akurasi data, mempercepat pelayanan, memperkuat transparansi anggaran, dan memperluas pengawasan pemerintah daerah.
Penguatan sistem tersebut disosialisasikan kepada 40 Kepala Desa se-Kabupaten Barru bersama administrator desa dalam kegiatan yang dilaksanakan CV Choice Studio selaku pengembang sistem di Swiss-Belhotel Panakkukang, Makassar, Sabtu (3/10/2026).
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menegaskan digitalisasi merupakan bagian dari komitmen mewujudkan visi “Membangun Desa, Menata Kota.”
“Kalau kita ingin membangun desa, maka kita harus menggunakan teknologi. Kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, transparan dan akuntabel,” tegas Bupati.
Menurutnya, akurasi dan integrasi data menjadi kunci agar kebijakan dan program pemerintah tepat sasaran. Ia mencontohkan masih adanya data penerima BPJS yang tercatat meski penerimanya telah meninggal atau berpindah tempat tinggal.
“Data harus kita pastikan benar. Jangan sampai orangnya sudah meninggal atau pindah, tetapi masih tercatat sebagai penerima. Dengan integrasi data, kita berharap hal-hal seperti ini bisa segera diketahui dan ditindaklanjuti,” jelasnya.
Sistem tersebut mengintegrasikan data kependudukan, pelayanan, kondisi sosial, hingga kebutuhan pembangunan dalam satu ekosistem. Digitalisasi juga diharapkan memperkuat pemantauan masyarakat, termasuk memastikan anak memperoleh hak pendidikan serta mempercepat penanganan persoalan sosial.
Bupati menilai sistem ini sekaligus menjadi kanal komunikasi yang memungkinkan pemerintah daerah memantau kondisi desa secara lebih cepat.
“Tidak mungkin pemerintah daerah setiap hari mendatangi seluruh desa. Tetapi dengan sistem ini, kita bisa melihat dan memantau apa yang terjadi di desa setiap hari,” katanya.
Kepala Dinas PMD PPKB Kabupaten Barru Herman Jaya mengatakan sistem dibangun untuk mengintegrasikan berbagai aspek pengelolaan desa dalam satu platform, dengan tetap memberikan ruang pengelolaan kepada pemerintah desa.
Sistem juga mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa serta diarahkan terintegrasi dengan sistem yang telah digunakan, termasuk Six Coverage.
“Dengan sistem ini, data dapat dipantau dan ditarik setiap hari sesuai kebutuhan. Ini akan membantu pemerintah daerah dalam melakukan monitoring secara lebih cepat dan luas,” ujar Herman.
Bupati juga mengingatkan Kepala Desa agar menjalankan amanah dengan integritas, khususnya dalam pengelolaan anggaran desa.
“Jabatan ini adalah amanah. Yang paling penting adalah bagaimana amanah yang diberikan kepada kita hari ini dapat kita jalankan dengan sebaik-baiknya untuk masyarakat,” tuturnya.
Bupati meminta setiap desa menugaskan administrator khusus untuk memastikan data diperbarui secara berkala, akurat, dan terhubung dengan sistem pemerintah daerah.
Melalui sistem desa digital terintegrasi, Pemkab Barru menargetkan tata kelola pemerintahan desa yang lebih efektif, transparan, berbasis data, dan responsif, sekaligus memperkuat komitmen “Membangun Desa, Menata Kota.”(syam)
Posting Komentar untuk "Membangun Desa, Menata Kota: Barru Perkuat Tata Kelola Digital"