BARRU –B88News.id- Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H.,M.Si., menerima audiensi Dewan Pengurus Daerah Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (DPD FK PKBM) Kabupaten Barru di Rumah Jabatan Bupati Barru, Rabu (8/10/2026).
Audiensi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Barru dengan DPD FK PKBM dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta membantu menangani persoalan pendidikan dan kebutuhan masyarakat di tujuh kecamatan.
Bupati Andi Ina menyampaikan apresiasi atas peran FK PKBM yang selama ini turut membantu pemerintah menjangkau masyarakat hingga ke tingkat bawah.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan organisasi masyarakat yang peduli dan hadir langsung di tengah warga.
“Yang memperbaiki daerah ini tidak mungkin hanya saya yang berpikir. Organisasi-organisasi juga harus berpikir, karena kalau bersinergi dengan pemerintah tentu akan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Andi Ina.
Bupati menilai keberadaan PKBM sangat penting dalam melayani pendidikan nonformal, termasuk bagi masyarakat yang masih memiliki keterbatasan kemampuan membaca dan menulis.
“Pemerintah mungkin tidak bisa menyentuh semuanya sampai ke bawah karena keterbatasan. Tapi ada organisasi yang bisa hadir di sana. Kalau kita bersinergi, tentu ada data dan hasil yang bisa disampaikan kepada pemerintah bahwa ada perbaikan,” jelasnya.
Ia menekankan, setiap program organisasi harus memiliki ukuran dan dampak yang jelas bagi masyarakat, tidak sekadar aktivitas seremonial.Salah satu contoh yang disoroti adalah kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) di kalangan pelajar.
Sebagai daerah yang dikenal sebagai Kota Santri, Bupati menegaskan penguatan BTQ harus dimulai sejak pendidikan dasar.
“Kalau kuat dari bawah, anak-anak ketika masuk SMA seharusnya BTQ-nya sudah bagus. Kalau masih ada yang tercatat kurang, berarti ada yang harus kita perbaiki dari bawah,” katanya.
Selain aspek pendidikan, Bupati juga mendorong program keterampilan yang diberikan PKBM dapat terukur dampaknya terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Organisasi itu harus memperlihatkan manfaatnya. Kita harus punya ukuran, sehingga pemerintah juga mendapatkan data bahwa kerja sama dengan organisasi memang memberikan dampak,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, Bupati Andi Ina akan mempertemukan DPD FK PKBM dengan perangkat daerah terkait, yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), dan Badan Kesbangpol untuk membahas bentuk sinergi dan program konkret.
Sebelumnya, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FK PKBM Dr. Ir. H. Tuppu Bulu Alam, MM yang didampingi Ketua DPD FK-PKBM Masykur Sulaeman,S.Pdi menjelaskan, PKBM merupakan satuan pendidikan nonformal yang hadir melayani masyarakat yang belum terjangkau pendidikan formal.
“PKBM ini melayani masyarakat yang tidak terlayani di pendidikan formal. Sistem pembelajarannya untuk semua usia,” jelasnya.
Adapun layanan yang diberikan meliputi pendidikan keaksaraan, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C, serta berbagai pelatihan keterampilan. Di Kabupaten Barru sendiri, sejumlah anak telah mengikuti program kesetaraan melalui PKBM.
Melalui audiensi tersebut, Pemkab Barru berharap peran DPD FK PKBM semakin kuat dalam membantu masyarakat, khususnya di bidang pendidikan nonformal, literasi, keterampilan, dan pemberdayaan, dengan kolaborasi yang lebih terukur dan berkelanjutan bersama pemerintah daerah.
Turut hadir dalam audiensi tersebut, Drs. Bahtiar, Ketua PKBM Tompo Galung- Drs. H. Abidin, M.Si., Ketua PKBM Manuba- Yatira, S.Pd., Ketua PKBM Mabbarakka- Arham, A.Md., Ketua PKBM Medina- Rusdi, S.Pd., Ketua PKBM Addary. (syam)
Posting Komentar untuk "Bupati Barru Dorong FK-PKBM Perkuat Pendidikan Non Formal Hingga Pelosok "