BARRU-88News.id – Pemerintah Desa Lompo Tengah, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, mengintegrasikan aksi perlindungan kesehatan masyarakat ke dalam program Kamis Manis Deloteng (Kerja Optimis Masyarakat Harmonis Desa Lompo Tengah) melalui pembagian masker gratis kepada peserta didik dan tenaga pendidik di 14 satuan pendidikan.
Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap perkembangan kualitas udara di Kabupaten Barru, khususnya di Desa Lompo Tengah, yang menjadi perhatian menyusul kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan dan Papua.
Kepala Desa Lompo Tengah, Arif Pabiseang, mengatakan inisiatif pembagian masker tersebut diambil setelah pihaknya mencermati kondisi udara dan mempertimbangkan pentingnya perlindungan kesehatan anak-anak selama beraktivitas, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
“Alhamdulillah, salah satu fokus kegiatan Kamis Manis Deloteng adalah pembagian masker gratis oleh Pemerintah Desa Lompo Tengah kepada anak-anak didik kita. Inisiatif ini kami lakukan sebagai upaya memberikan perlindungan selama mereka beraktivitas, baik di sekolah maupun di rumah,” ujarnya, Kamis 15/10/2026
Kegiatan ini menyasar sebanyak 1.075 peserta didik dan tenaga pendidik yang tersebar di 14 satuan pendidikan, terdiri atas empat TK/PAUD, lima Sekolah Dasar (SD), satu Madrasah Ibtidaiyah (MI), dua Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan dua Madrasah Aliyah (MA).
Arif Pabiseang juga mengimbau seluruh masyarakat Desa Lompo Tengah agar membekali diri dengan masker saat menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama ketika berada di luar ruangan selama kualitas udara belum dipastikan membaik.
Ia secara khusus meminta dukungan orang tua dan para guru untuk terus mengingatkan anak-anak agar disiplin menggunakan masker sebagai langkah pencegahan terhadap risiko paparan kabut asap.
“Kami berharap orang tua dan para guru senantiasa mengingatkan anak-anak agar patuh menggunakan masker selama kualitas udara kita belum terkonfirmasi membaik. Perlindungan kesehatan anak-anak membutuhkan perhatian dan kerja sama kita semua,” tegasnya.
Kegiatan ini melibatkan perangkat desa, Tim Penggerak PKK Desa Lompo Tengah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para kepala dusun, ketua RT, kader Posyandu, serta mahasiswa KKN Terpadu Universitas Negeri Makassar (UNM) Tahun 2026.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi wujud kolaborasi pemerintah desa bersama masyarakat dalam membangun kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan warga, khususnya kelompok rentan terhadap dampak pencemaran udara.
Pemerintah desa berharap pembagian masker ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik, sembari mengajak seluruh warga tetap waspada dan mengikuti imbauan pencegahan yang berlaku.(syam)
Posting Komentar untuk "Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemdes Lompo Tengah Bagikan Masker Gratis kepada Siswa dan Tenaga Pendidik"