Sekretaris SC Tegaskan Jadwal Musda XI Golkar Sulsel Sepenuhnya Kewenangan DPP

Makassar-B88News.id- Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan hingga saat ini masih menunggu keputusan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. 

Panitia pelaksana menegaskan bahwa penentuan jadwal Musda bukan merupakan kewenangan panitia di daerah, melainkan sepenuhnya berada di tangan DPP.

Sekretaris Steering Committee (SC) Musda XI Golkar Sulsel, Nasruddin Upel, menegaskan bahwa dasar hukum penetapan jadwal Musda telah diatur secara jelas dalam Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Nomor 02 Bab III Pasal 4 Ayat 5.

"Juklak Nomor 02 Bab III Pasal 4 Ayat 5 secara tegas menyebutkan bahwa jadwal pelaksanaan Musda provinsi ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar. Karena itu, kami di SC tidak memiliki kewenangan untuk menentukan ataupun mengumumkan jadwal pelaksanaan Musda sebelum ada keputusan resmi dari DPP," tegas Nasruddin, Kamis (2/7/2026).

Ia menambahkan, panitia pelaksana tetap berpegang pada mekanisme organisasi dan menunggu arahan resmi dari DPP Partai Golkar serta Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel.

"Posisi kami sangat jelas. SC hanya menjalankan tugas sesuai aturan organisasi. Kami menunggu keputusan dan arahan resmi dari DPP serta Plt Ketua Golkar Sulsel terkait waktu pelaksanaan Musda," ujarnya.

Nasruddin menjelaskan, dari sisi teknis, seluruh persiapan pelaksanaan Musda XI Golkar Sulsel sebenarnya telah rampung. Berbagai perangkat persidangan, administrasi, hingga materi Musda telah disiapkan oleh panitia.

"Secara teknis, kami sudah siap melaksanakan Musda kapan pun jadwal ditetapkan oleh DPP. Seluruh materi persidangan telah kami siapkan, sehingga tinggal menunggu keputusan resmi terkait waktu pelaksanaannya," katanya.

Sementara itu, dinamika menjelang pelaksanaan Musda terus berkembang. Salah satu perkembangan penting adalah diterbitkannya surat diskresi oleh DPP Partai Golkar kepada Ilham Arief Sirajuddin (IAS). 

Surat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, pada 24 Juni 2026, yang memungkinkan IAS memenuhi persyaratan untuk maju sebagai calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan.

Pasca menerima diskresi, IAS melakukan konsolidasi dengan pengurus DPD II Partai Golkar kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Informasi yang berkembang menyebutkan IAS telah mengantongi dukungan dari 15 DPD II, yang menjadi modal penting dalam menghadapi pemilihan Ketua DPD I Golkar Sulsel pada Musda mendatang.

Meski dinamika politik internal terus bergerak, Nasruddin kembali menegaskan bahwa seluruh tahapan pelaksanaan Musda XI Golkar Sulsel akan tetap berjalan sesuai mekanisme dan aturan organisasi yang berlaku. Hingga saat ini, panitia masih menunggu keputusan resmi DPP Partai Golkar terkait jadwal pelaksanaan Musda.(syam) 

Posting Komentar untuk "Sekretaris SC Tegaskan Jadwal Musda XI Golkar Sulsel Sepenuhnya Kewenangan DPP"